Breaking News
light_mode
Beranda » News » Peringati Hari Kemerdekaan, Penjahit Bendera Dadakan di Jember Kebanjiran Pesanan

Peringati Hari Kemerdekaan, Penjahit Bendera Dadakan di Jember Kebanjiran Pesanan

  • account_circle Endang
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBER, jplusmedia.com – Memasuki bulan kemerdekaan, geliat usaha jahit bendera merah putih ikut meramaikan suasana nasionalisme. Salah satunya dirasakan oleh Jamaiyah, seorang warga Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Jember, yang menjadi penjahit bendera dadakan dan kini kebanjiran pesanan dari warga sekitar maupun luar desa.

Setiap hari, Jamaiyah menjahit puluhan bendera dan umbul-umbul langsung di lokasi pemasangan, membuat warga tak perlu repot datang ke rumahnya. Layanan jemput bola ini ternyata sangat diminati, terutama oleh lembaga dan warga yang ingin pemasangan bendera dilakukan cepat dan praktis.

“Saya lebih sering menjahit langsung di tempat, biar pemesan juga bisa bantu pegang kainnya supaya rapi. Kalau bendera biasa tarifnya lima puluh ribu rupiah, tapi kalau umbul-umbul harganya bisa lebih tergantung panjangnya,” ujar Jamaiyah, sambil terus menyetrika kain merah putih yang baru selesai dijahit.

Tak hanya warga sekitar, banyak pelanggan dari desa lain juga memesan jasanya. Bahkan, beberapa di antaranya sengaja datang membawa bahan sendiri agar bisa langsung dijahit di tempat yang diinginkan.

Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi Jamaiyah, yang hanya membuka jasa jahit bendera setiap menjelang 17 Agustus. Ia mengaku senang karena bisa berkontribusi menyemarakkan bulan kemerdekaan sekaligus menambah penghasilan rumah tangga.

“Senang sekali bisa bantu orang pasang bendera di rumah atau instansi mereka. Sekalian ikut merayakan Hari Kemerdekaan dengan cara saya sendiri,” tambahnya.

Fenomena penjahit dadakan seperti Jamaiyah menjadi cerminan semangat gotong royong dan nasionalisme warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Mereka bukan hanya menyediakan jasa, tetapi juga ikut menjaga semarak kemerdekaan tetap hidup hingga ke pelosok desa.

  • Penulis: Endang
  • Editor: Bambang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Jember Gelar Tradisi Megengan Sambut Ramadan

    Warga Jember Gelar Tradisi Megengan Sambut Ramadan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Masyarakat Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Jember, melestarikan tradisi Megengan untuk menyambut bulan suci Ramadan. Ratusan warga memadati Masjid Al Mubaroq guna mengikuti rangkaian doa bersama dan mempererat silaturahmi. Warga membawa nasi berkat dari rumah masing-masing untuk mereka kumpulkan di masjid. Tradisi Megengan sendiri memiliki makna “Megeng” atau menahan hawa nafsu sebagai persiapan […]

  • Tekan Kesenjangan Literasi Finansial Praktisi Imbau Masyarakat Pahami Risiko Sebelum Berinvestasi

    Tekan Kesenjangan Literasi Finansial Praktisi Imbau Masyarakat Pahami Risiko Sebelum Berinvestasi

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Sugeng
    • 0Komentar

    JAKARTA, jplusmedia.com- Kemudahan akses terhadap platform investasi digital perlu berimbang dengan pemahaman risiko yang memadai. Praktisi keuangan mendorong masyarakat agar lebih cermat memahami pengelolaan modal serta potensi kerugian. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 mencatat indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61 persen. Namun, tingkat literasi keuangan masyarakat masih berada pada angka 69,57 persen. Selisih […]

  • Tim Dosen Polije Latih English Grammar Interaktif untuk Siswa MA Darul Kholili

    Tim Dosen Polije Latih English Grammar Interaktif untuk Siswa MA Darul Kholili

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Tim dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata (BKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pelatihan English Grammar berbasis interactive learning. Kegiatan berlangsung di Madrasah Aliyah Darul Kholili Jember sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat mandiri 2026. Diketuai oleh Cholimatus Zuhro, S.Pd., M.Li., dan beranggotakan Agus Setia Budi, S.Pd., M.Pd., Nila Susanti, S.S., M.PdSuyik […]

  • Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Pengedar Sabu asal Bulak Banteng

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Pengedar Sabu asal Bulak Banteng

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    SURABAYA, jplusmedia.com – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak sukses mengungkap peredaran narkoba di wilayah Surabaya. Petugas meringkus seorang pria berinisial MF (31), warga Jalan Bulak Banteng, saat hendak bertransaksi di Jalan Hangtuah. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan tiga poket sabu seberat 4,02 gram di kantong celana tersangka. Selain narkotika, petugas juga menyita uang tunai yang […]

  • UNEJ Berkomitmen Lindungi Mahasiswa dari Kekerasan Kampus

    UNEJ Berkomitmen Lindungi Mahasiswa dari Kekerasan Kampus

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    EMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) memperkuat komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman. Oleh karena itu, Wakil Rektor Kemahasiswaan UNEJ, Dr. Fendi Setyawan, menolak keras segala bentuk kekerasan, Kamis (21/5/2026). Beliau menyampaikan arahan tersebut saat membuka acara sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). “Perlindungan mahasiswa dari kekerasan adalah prioritas utama. […]

  • KAI Daop 9 Jember Ajak Masyarakat Perangi Vandalisme dan Sabotase Jalur Rel

    KAI Daop 9 Jember Ajak Masyarakat Perangi Vandalisme dan Sabotase Jalur Rel

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember berkomitmen menjaga keamanan perjalanan kereta api dari aksi vandalisme. Pihak manajemen mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan aksi sabotase yang masih marak terjadi di sepanjang jalur rel. Berdasarkan data operasional, gangguan berupa penataan batu di atas rel dan pelemparan kereta masih menjadi tantangan serius. Pada […]

expand_less