UNEJ Berkomitmen Lindungi Mahasiswa dari Kekerasan Kampus
- account_circle Masitha
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- print Cetak

Qori'ah Munawaroh, anggota Satgas PPKPT unsur mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
EMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) memperkuat komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman. Oleh karena itu, Wakil Rektor Kemahasiswaan UNEJ, Dr. Fendi Setyawan, menolak keras segala bentuk kekerasan, Kamis (21/5/2026). Beliau menyampaikan arahan tersebut saat membuka acara sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
“Perlindungan mahasiswa dari kekerasan adalah prioritas utama. Kampus harus menjadi ruang aman bagi seluruh sivitas akademika, tanpa terkecuali,” tegas Fendi Setyawan.
Pihak rektorat juga memastikan bahwa kebijakan ini berjalan melalui tindakan hukum yang konkret di lapangan. Langkah tegas ini bertujuan melindungi keselamatan seluruh warga akademika dari ancaman penindasan.
“Tidak ada toleransi terhadap kekerasan dalam bentuk apapun, baik seksual maupun non‑seksual. Komitmen ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” lanjutnya.
Edukasi Pengurus Organisasi Mahasiswa
Sementara itu, ratusan pengurus organisasi mahasiswa menghadiri acara edukasi ini dengan penuh antusias. Mereka mempelajari regulasi pencegahan serta mekanisme pelaporan kasus kekerasan secara mendalam bersama Satgas PPKPT. Langkah taktis tersebut menempatkan pengurus mahasiswa sebagai garda terdepan penjaga integritas kampus.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
