Alumni SMAN 1 Jember Edukasi Siswa Mengenai Rhesus Negatif
- account_circle Masitha
- calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
- print Cetak

Alumni SMAN 1 Jember Edukasi Siswa Mengenai Langkanya Rhesus Negatif (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sementara itu, Abigail selaku anggota PMR mengaku mendapatkan wawasan baru yang meluruskan kekeliruan informasi mengenai rhesus darah. Sebelumnya, ia hanya memahami konsep kesehatan secara umum tanpa mendalami karakteristik rhesus langka.
“Saya kini paham bahwa rhesus negatif sebenarnya sangat jarang terjadi di dunia. Oleh sebab itu, pengalaman ini memberi saya pengetahuan baru tentang konsep dan penyebabnya,” ungkap Abigail.
Lebih lanjut, Abigail merasa terbantu dengan penjelasan mengenai resusitasi negatif yang ternyata memiliki presentase kecil secara global. Pengetahuan ini membuatnya lebih siap dalam menjalankan tugas sebagai relawan kesehatan di sekolah.
“Edukasi ini meluruskan informasi keliru yang saya terima sebelumnya mengenai kondisi rhesus,” tegas Abigail.
Akhirnya, kolaborasi antara alumni, KERHEN, dan pihak sekolah sukses menciptakan ruang literasi kesehatan yang sangat krusial. Pengetahuan ini menjadi modal penting bagi masyarakat untuk menghadapi situasi darurat medis di masa mendatang.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

