OkaRise Karya Mahasiswa Polije Sulap Limbah Tahu Jadi Pangan Fungsional Tinggi Protein
- account_circle Bilqis
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- print Cetak

OkaRise Karya Mahasiswa Polije Sulap Limbah Tahu Jadi Pangan Fungsional Tinggi Protein (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Mahasiswa Program Studi TRP (Teknologi Rekayasa Pangan), Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil mengembangkan produk kuliner inovatif berbasis ramah lingkungan. Kue kering fungsional bernama OkaRise ini menggunakan kombinasi bahan dasar tepung beras merah dan tepung okara atau ampas tahu.
Pada awalnya, Fariha Imelda Meiliya bersama timnya membuat camilan sehat ini demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara alami. Langkah strategis tersebut sekaligus menjadi upaya nyata untuk mendukung kelestarian alam melalui kampanye pemanfaatan sisa bahan baku (zero waste).
“Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap menumpuknya limbah industri tahu yang kurang termanfaatkan,” ujar perwakilan kelompok, Fariha Imelda Meiliya.
Oleh karena itu, para mahasiswa mengombinasikan sisa olahan kedelai yang kaya protein dengan beras merah sumber serat tinggi. Melalui perpaduan formula bahan baku lokal tersebut, tim pengembang akhirnya sukses menciptakan biskuit sehat yang bebas dari kandungan gluten.
“Kami ingin membuktikan bahwa limbah pangan lokal bisa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” lanjut Fariha.
Di samping itu, OkaRise menyajikan manfaat kesehatan yang sangat cocok bagi kelompok masyarakat pencinta gaya hidup sehat. Alhasil, keunikan formula produk baru ini sangat berpotensi mendongkrak nilai jual dari sisa hasil produksi pabrik pembuatan tahu.
- Penulis: Bilqis
- Editor: Bambang
