Luar Jawa Timur, Dua Calon Siswa Gagal Masuk SMKN di Jember
- account_circle Masitha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Luar Jawa Timur, Dua Calon Siswa Gagal Masuk SMKN di Jember (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Dua calon peserta didik asal Demak dan Jakarta gagal lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 5 Jember. Sistem pendaftaran otomatis menolak berkas keduanya karena memiliki Kartu Keluarga (KK) dan riwayat sekolah di luar Jawa Timur. Meski demikian, antusiasme lulusan SMP untuk mendaftar ke sekolah kejuruan ini tetap tinggi.
“Saya sengaja membidik sekolah ini karena memiliki jurusan favorit yang sesuai dengan minat saya,” ujar Mohamad Rajib, salah satu pendaftar asal SMPN Tanggul Jember.
Rajib merasa optimistis bisa lolos seleksi berkat nilai dan piagam prestasi yang ia miliki sejak masa SMP. “Saya juga melampirkan berkas prestasi agar memperbesar peluang masuk ke jurusan impian,” tambah Rajib mengenai persiapannya.
SMKN 5 Jember memang menjadi buruan calon siswa karena memiliki fasilitas belajar yang sangat luas dan memadai. Namun, sistem PPDB tahun ini menerapkan aturan zonasi wilayah provinsi yang sangat ketat bagi para pendaftar. Hal ini membuat calon siswa dari luar daerah tidak bisa menembus kuota sekolah negeri.
“Sistem PPDB Jatim akan menolak otomatis calon siswa luar provinsi karena terbentur aturan KK,” kata Mohamad Saleh, Wakil Kepala Sekolah SMKN 5 Jember.
Saleh menjelaskan bahwa aturan seleksi tahun ini memang bertujuan memprioritaskan warga lokal Jawa Timur.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
