Transaksi Kripto Melambat Namun Jumlah Pengguna Aset Digital Di Indonesia Terus Meningkat
- account_circle Sugeng
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, melihat penurunan transaksi dalam satu periode tidak dapat menjadi satu-satunya indikator (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kemudian, Adi menekankan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset kripto Indonesia senantiasa positif. Kehadiran regulasi yang ketat turut menjaga stabilitas perdagangan aset digital secara aman.
“Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset digital secara umum masih sangat terjaga,” tambah Adi Budiarso.
Pandangan Pelaku Industri
Di samping itu, pelaku industri melihat fase perlambatan transaksi ini sebagai momentum pembenahan ekosistem. Pelaku usaha dapat memperkuat sistem edukasi, keamanan, serta tingkat kepatuhan regulasi para pengguna.
“Penurunan volume transaksi dalam satu bulan merupakan bagian alami dari dinamika pasar,” ujar CEO FLOQ, Yudhono Rawis.
Selanjutnya, Yudho menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna membuktikan bahwa minat masyarakat tidak pernah surut. Oleh karena itu, para pelaku industri harus memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas layanan.
- Penulis: Sugeng
