Breaking News
light_mode
Beranda » News » PMI Jember dan Palang Merah Jepang Perkuat Ketangguhan Bencana

PMI Jember dan Palang Merah Jepang Perkuat Ketangguhan Bencana

  • account_circle Masitha
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBER, jplusmedia.com – PMI Kabupaten Jember memperkuat kapasitas personel melalui kolaborasi dengan Japanese Red Cross Society (JRCS) pada Jumat (09/01/2026). Langkah ini berfokus pada pelatihan Manajemen Tanggap Darurat (MTD) dan pengelolaan Posko bagi relawan hingga tim SIBAT.

Perwakilan JRCS Pusat, Nodoka, terjun langsung memberikan materi kunci mengenai manajemen operasional yang berkelanjutan. Ia memastikan para peserta akan menjalani simulasi pada akhir sesi guna memantapkan pemahaman tahapan evakuasi di lapangan.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Jember untuk melakukan pelatihan manajemen tanggap darurat dan Posko. Ini sangat penting agar bisa berkelanjutan seperti di Jepang,” ujar Nodoka.

Sementara itu, delegasi JRCS untuk Indonesia, Teuku Awaludin, menekankan pentingnya penyegaran pengetahuan secara rutin. Hal tersebut bertujuan agar kesiapan menghadapi krisis tidak hilang saat terjadi pergantian personel di tingkat desa maupun sekolah.

“Bencana tsunami Aceh sudah berlalu 22 tahun, namun jika pengetahuan tidak di-refresh, kesiapannya akan hilang saat orangnya berganti,” tegas Awaludin.

Kesiapan logistik menjadi sorotan utama demi mengejar target respons cepat “Enam Jam Sampai” di lokasi bencana. Awaludin menilai pembiasaan melalui simulasi akan memudahkan aktivasi manajemen Posko saat situasi darurat yang sesungguhnya terjadi.

Wakil Ketua PMI Jember, Aep Ganda Permana, mengapresiasi dukungan Jepang dalam memitigasi potensi bencana di Jember, termasuk ancaman megathrust. Pihaknya berharap pelatihan tiga hari ini mampu membangun budaya siaga yang kokoh di seluruh komponen organisasi.

Pada akhirnya, sinergi antara pimpinan dan relawan diharapkan menciptakan kesepahaman dalam menggerakkan sumber daya secara cepat. Langkah profesional ini mempertegas komitmen PMI Jember untuk selalu hadir memberikan layanan kemanusiaan terbaik bagi masyarakat.

  • Penulis: Masitha
  • Editor: Bambang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jatim Resmikan Dapur SPPG di Gresik

    Kapolda Jatim Resmikan Dapur SPPG di Gresik

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    GRESIK, jplusmedia.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, sebagai langkah nyata mendukung program pemenuhan gizi berkelanjutan bagi generasi muda. Dapur SPPG berdiri di atas lahan pinjam pakai milik Pemerintah Desa Yosowilangun seluas 13.549 meter persegi, dengan bangunan […]

  • Warga Nahdliyin Jember Gelar Tahlil untuk Korban Musallah Ambruk

    Warga Nahdliyin Jember Gelar Tahlil untuk Korban Musallah Ambruk

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Endang
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Ratusan warga Nahdliyin di Jember menggelar tahlil dan doa bersama untuk korban tragedi musallah ambruk di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Doa dipanjatkan agar para korban meninggal dunia mendapat husnul khotimah. Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Silo, Jember. Tidak hanya kaum muslimin, muslimat NU dan para santri juga ikut […]

  • Mahasiswa UNEJ Tunda Pulang ke Palembang Demi Bangun Portofolio di PT KAI

    Mahasiswa UNEJ Tunda Pulang ke Palembang Demi Bangun Portofolio di PT KAI

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Rovaley Tyantanu Ibrahim Chandra, mahasiswa Administrasi Negara FISIP Universitas Jember (UNEJ), memilih mengisi libur semester dengan kegiatan produktif. Ia memutuskan tetap tinggal di Jember untuk mengikuti program magang mandiri di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 daripada pulang ke kampung halamannya di Palembang. Rovaley menganggap pengalaman langsung di lapangan sebagai langkah […]

  • Rasa Bhayangkara Nusantara Hadir di Timur Tengah Sebagai Diplomasi Kultural

    Rasa Bhayangkara Nusantara Hadir di Timur Tengah Sebagai Diplomasi Kultural

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    JEDDAH, jplusmedia.com – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyerahkan buku Taste of Nusantara kepada Konsul Jenderal RI di Jeddah, Kamis (26/2). Aksi ini memperluas diplomasi kultural Presiden Prabowo Subianto ke Timur Tengah melalui literasi kuliner nusantara. Buku tersebut mempromosikan 80 menu khas guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, kehadiran buku ini di […]

  • Wakapolri Dorong SPPG Tajurhalang Beroperasi Segera Perkuat Layanan Pangan

    Wakapolri Dorong SPPG Tajurhalang Beroperasi Segera Perkuat Layanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    BOGOR, jplusmedia.com – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, memimpin peninjauan kesiapan Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polri Tajurhalang, Polres Metro Depok, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini menegaskan komitmen Polri untuk mempercepat operasionalisasi SPPG sebagai bagian dari transformasi logistik internal dan dukungan kesejahteraan anggota serta masyarakat. Wakapolri mendesak agar SPPG […]

  • Solidaritas Perjuangan KMHE 2025 Mahasiswa Temukan Pelajaran Baru di UNEJ

    Solidaritas Perjuangan KMHE 2025 Mahasiswa Temukan Pelajaran Baru di UNEJ

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 di UNEJ berakhir, ditutup Minggu (26/10). Ajang ini mewariskan kisah perjuangan dan solidaritas, membuktikan kompetisi menguji mental dan kebersamaan, bukan hanya efisiensi mesin. Di area Paddock, tim mengorbankan waktu tidur demi performa mobil. Wildan, GM Sriwijaya Eco (UNSRI), menggambarkan situasi kurang istirahat yang ekstrem. “Kami sangat-sangat […]

expand_less