BRI Guncang Jember! Program Desa BRILiaN 2026 Siap Sulap BUMDes Jadi Mesin Uang Desa
- account_circle Masitha
- calendar_month 50 menit yang lalu
- print Cetak

Program Desa BRIliaN 2026 (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com — Transformasi besar-besaran desa di Kabupaten Jember mulai digerakkan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama Pemerintah Kabupaten Jember tancap gas memperkuat inovasi, digitalisasi, dan kemandirian ekonomi desa melalui Program Desa BRILiaN 2026.
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. BRI menjadikan BUMDes sebagai ujung tombak kebangkitan ekonomi desa berbasis teknologi dan inklusi keuangan modern.
Hingga April 2026, tercatat sudah ada 47 Desa BRILiaN di Kabupaten Jember. Sebanyak 8 desa baru berhasil bergabung tahun ini, didukung penuh oleh 34 BRI Unit dan 163 Mantri yang tersebar di 31 kecamatan.
Branch Office Head BRI BO Jember, Adhitya Narotama menegaskan Program Desa BRILiaN dirancang untuk menciptakan desa yang mandiri, maju, dan mampu tumbuh berkelanjutan.
“Program ini fokus pada lima objek pemberdayaan yakni perangkat desa, pengurus BUMDes, BPD, pelaku usaha atau UMKM, serta para penggiat desa,” ujarnya dalam Gathering BUMDes Kabupaten Jember di Kantor Cabang BRI Jember, Senin (25/5/2026).
Tak berhenti di situ, BRI juga memperkuat desa melalui jaringan AgenBRILink yang kini menjadi tulang punggung layanan keuangan di pelosok.
Lewat AgenBRILink, masyarakat kini bisa setor tunai, tarik uang, transfer, bayar listrik, PDAM, BPJS hingga top up tanpa harus datang ke kantor bank.
Menariknya, layanan tersebut banyak dikelola pelaku UMKM dan BUMDes sehingga fee transaksi menjadi sumber cuan baru bagi desa.
“Ini bukan hanya layanan perbankan, tapi juga penggerak ekonomi lokal. Desa didorong naik kelas lewat digitalisasi bisnis dan penguatan kapasitas usaha,” tegas Adhitya.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
