Inovasi PKM-PI Hadirkan Fermentor Pintar Berbasis Fotovoltaik untuk Tingkatkan Kualitas Terasi
- account_circle Masitha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Mahasiswa Polije Ciptakan Fermentor Terasi Pintar Tenaga Surya (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) Universitas Jember (UNEJ) mengembangkan fermentor pintar berbasis fotovoltaik. Inovasi ini membantu meningkatkan kualitas fermentasi terasi secara efisien dan ramah lingkungan.
Tim tersebut terdiri atas Sozia Dikria Aulina Amahera, Ezra Immanuel Nugroho, Muhammad Naufal Zuhdi, Randi Ageng Satrio, dan Mochammad Rangga Ramadhani. Mereka berasal dari Program Studi Proteksi Tanaman, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro.
Inovasi ini berangkat dari risiko kontaminasi mikroorganisme selama proses fermentasi terasi. Kontaminasi dapat menyebabkan produk membusuk dan menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha.
Karena itu, tim mengembangkan fermentor dengan sistem kontrol otomatis. Sistem tersebut menggunakan mikrokontroler, sensor suhu, dan sensor kelembapan untuk memantau proses fermentasi.
Selain itu, tim memanfaatkan energi matahari melalui panel fotovoltaik. Panel tersebut mengubah cahaya matahari menjadi listrik untuk menjalankan sistem fermentor.
“Sebagian besar UMKM pengolahan terasi berada di wilayah pesisir yang memiliki potensi sinar matahari melimpah. Kami ingin menciptakan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM,” jelas Sozia.
Dalam pengembangannya sejak Juni 2026, tim menghadapi kendala ketika cuaca kurang mendukung. Untuk mengatasinya, tim menambahkan baterai sebagai penyimpan energi dari panel surya.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
