Breaking News
light_mode
Beranda » News » 2.230 Pelari Padati UNEJ Law Run 2025, Suarakan Semangat Keadilan

2.230 Pelari Padati UNEJ Law Run 2025, Suarakan Semangat Keadilan

  • account_circle Masitha
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBER, jplusmedia.com – Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ) sukses menggelar UNEJ Law Run for Justice 2025. Sebanyak 2.230 pelari memenuhi kawasan kampus pada Minggu (30/11/2025). Antusiasme peserta melampaui ekspektasi panitia. Event ini menjadi salah satu ajang olah raga termeriah di Jember, jauh meningkat dari tahun lalu yang hanya 1.906 peserta.

Dekan FH UNEJ, Prof. I Gede Widhiana Suarda, menyatakan pihaknya akan konsisten menggelar acara ini setiap tahun. Ajang ini memperingati Dies Natalis FH dan UNEJ. Utamanya, kegiatan ini menyampaikan nilai-nilai keadilan dan tegaknya hukum harus terus diperjuangkan.

“Kami serius mempersiapkan UNEJ Law Run sejak empat bulan lalu, agar semua peserta bisa berlari dengan nyaman apalagi pesertanya beragam tidak hanya warga kampus, bahkan ada peserta dari luar negeri,” ungkap Prof. I Gede Widhiana Suarda.

Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., membuka acara secara resmi. Ia menegaskan bahwa UNEJ Law Run bukan sekadar olahraga. Ajang ini adalah ruang untuk merayakan nilai-nilai keadilan yang diusung FH.

“Tentu dalam lari kali ini tidak hanya menyehatkan badan kita, tapi punya filosofi for justice. Kita ingin mengejar keadilan, bahwa justice tidak boleh tertinggal di belakang. Jadi yang terpenting dari ajang lari ini adalah menunjukkan konsistensi kita dalam memperjuangkan keadilan di negeri ini” ujarnya.

Tahun ini, kategori lomba lari lima kilometer (5K) diikuti 1.870 pelari. Sementara, sisanya mengikuti kategori sepuluh kilometer (10K), termasuk kelompok 10K Master. Pelari asal Belanda, Wim van der Male, menyampaikan kegembiraannya.

“Ini kali pertama saya mengikuti lomba lari di Indonesia dan saya suka, apalagi kaosnya bagus,” tutur Wim van der Male yang memuji panitia mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik.

Kehadiran para pacer dari komunitas Jember Runners menjadi elemen penting. Mereka membantu peserta menjaga ritme agar dapat mencapai target waktu. Salah satu pacer, Alif Ramadhani, menjelaskan peran pacer jauh lebih luas.

  • Penulis: Masitha
  • Editor: Bambang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Gresik Rangkul Driver Ojol Lewat Program Polantas Menyapa

    Polres Gresik Rangkul Driver Ojol Lewat Program Polantas Menyapa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    GRESIK, jplusmedia.com – Satlantas Polres Gresik menggelar inovasi humanis bertajuk “Polantas Menyapa” di Warkop Exceed Underpass GKB, Selasa (10/02). Melalui program Ojol Kamtibmas, polisi mengajak para driver ojek online (ojol) berdialog santai sambil ngopi bareng. Kegiatan edukatif ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. Tujuannya adalah membangun kedekatan emosional sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan […]

  • RSU Kaliwates Kawal Kesehatan Talenta JFC 2025, Siagakan Mobil Kesehatan dan Mini ICU

    RSU Kaliwates Kawal Kesehatan Talenta JFC 2025, Siagakan Mobil Kesehatan dan Mini ICU

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Kaliwates Jember menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung kelancaran dan keamanan gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025 dengan menghadirkan layanan kesehatan siaga selama acara berlangsung. Sejak pembukaan pada 8 Agustus hingga penutupan pada 10 Agustus 2025, RSU Kaliwates menempatkan mobil kesehatan di berbagai titik strategis sepanjang rute karnaval. Tidak […]

  • Call Center 110 Polres Bondowoso Selamatkan Warga Tersesat

    Call Center 110 Polres Bondowoso Selamatkan Warga Tersesat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, jplusmedia.com – Tim gabungan Polres Bondowoso berhasil mengevakuasi dua warga yang tersesat di kawasan Puncak Mahadewa, Desa Kupang, Kecamatan Curahdami. Penyelamatan ini berjalan sukses berkat respons cepat aduan masyarakat. Kedua korban berhasil turun dari puncak dalam kondisi selamat pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, melalui Kasi Humas […]

  • Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center Polda Kalsel

    Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center Polda Kalsel

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, jplusmedia.com – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho meresmikan operasional Safety Driving Center (SDC) Polda Kalimantan Selatan, Rabu (8/4/2026). Fasilitas modern ini bertujuan mengasah kompetensi dan etika berkendara masyarakat di wilayah tersebut. Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa pusat pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Polri. Melalui jalur edukasi, polisi berupaya keras […]

  • Polije dan Pemkab Ngawi Perkuat Arah Pengembangan PSDKU Kampus 5 Ngawi

    Polije dan Pemkab Ngawi Perkuat Arah Pengembangan PSDKU Kampus 5 Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Bilqis
    • 0Komentar

    NGAWI, jplusmedia.com – Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) Saiful Anwar memimpin rapat koordinasi teknis bersama Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono pada Selasa, 21 April 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah mematangkan pengembangan Kampus 5 Ngawi sebagai Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Kehadiran PSDKU ini bertujuan mendekatkan akses pendidikan vokasi berkualitas bagi masyarakat Ngawi. […]

  • Doktor Bioteknologi Perdana UNEJ Ungkap Infeksi Ganda Virus Tebu

    Doktor Bioteknologi Perdana UNEJ Ungkap Infeksi Ganda Virus Tebu

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) meluluskan doktor pertama Program Studi Bioteknologi, Dr. Intan Ria Neliana. Risetnya mengungkap penyebab rendahnya produksi tebu nasional. Intan membuktikan bahwa infeksi ganda hingga triple virus memicu penyakit mosaik tebu di Jawa Timur. Temuan ini menjelaskan kegagalan pengendalian penyakit selama ini. Intan mengidentifikasi virus SCMV, SCSMV, dan SrMV pada berbagai […]

expand_less