Universitas Jember Hadirkan Staf Khusus BPIP untuk Ideologi
- account_circle Masitha
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Universitas Jember Hadirkan Staf Khusus BPIP untuk Ideologi (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Ketika saya awal masuk ke BPIP, banyak kritik masuk yang mengatakan apakah Pancasila akan diajarkan seperti saat zaman Orde Baru yang penuh indoktrinasi hingga terkesan membosankan? Karena itu, saya mengusulkan lima metode pembelajaran baru,” urai Haryatmoko.
Sejalan dengan hal itu, dosen harus mengubah format kelas menjadi lebih dinamis dan memberikan sisa waktu kuliah kepada aktivitas partisipatif mahasiswa. Haryatmoko pun optimistis bahwa pendekatan inovatif ini mampu mengubah ideologi negara dari sekadar poster dinding menjadi refleks moral dalam keseharian publik.
“Nilai Pancasila tidak pernah cukup hanya dideklarasikan. Ia harus dihidupi, diuji dalam realitas, dan dijadikan kerangka berpikir ketika kita berhadapan dengan ketimpangan, intoleransi, dan dehumanisasi,” pungkas Haryatmoko.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
