Unej Hitung Risiko Keuangan Proyek Satuan Pelayanan Gizi
- account_circle Masitha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Unej Hitung Risiko Keuangan Proyek Satuan Pelayanan Gizi (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (Unej) enggan terburu-buru terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis karena tidak ingin menanggung kerugian finansial. Oleh karena itu, jajaran rektorat kini menghitung secara cermat skema investasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan kampus.
Wakil Rektor IV Unej, Bambang Kuswandi, menegaskan status kampus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) menuntut pengelolaan anggaran yang sangat ketat. Selanjutnya, ia menilai investasi dapur umum senilai 1,5 hingga 2 miliar rupiah berpotensi mengganggu pendanaan sektor pendidikan jika tanpa perhitungan matang.
“Kita tentu akan menghitung itu, karena Unej ini sudah masuk BLU,” kata Bambang Kuswandi, Selasa (19/5/2026).
Pihak manajemen kampus menjabarkan bahwa proyek ini juga membutuhkan ketersediaan lahan strategis agar rektorat tidak perlu membeli tanah baru. Jadi, Unej memilih melakukan kajian komprehensif terlebih dahulu serta meminta rekomendasi resmi dari pihak Senat Akademik.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
