Polije Lahirkan Inovator Penggerak Ekonomi Sirkular
- account_circle Bilqis
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Ismawati Hasanah pada Sesi Wawancara bersama Humas Polije (Foto: Humas Polije)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Sampah ini menjadi berkah bagi kami. Dari hasil pengolahan sampah, kami dapat mendirikan yayasan yang memberikan pendidikan agama secara gratis,” ungkap Ismawati.
Dalam perjalanannya, Ismawati juga harus mendobrak stigma negatif masyarakat yang mengidentikkan tempat pengolahan sampah dengan bau dan penyakit. Namun, berbekal teknologi yang aman dan mentalitas yang kuat, ia terus melangkah. Ia pun mengajak mahasiswa Polije dan generasi muda lainnya untuk berani mengambil peran sebagai penggerak perubahan melalui wirausaha.
“Jangan takut berwirausaha. Gagal adalah bagian dari proses. Saya bukan lulusan terbaik, tetapi dengan doa orang tua, ridho guru, dan kerja keras, saya mampu membangun usaha yang bermanfaat,” pungkasnya.
Melalui keberhasilan Ismawati, Polije tidak hanya mengirimkan sinyal kuat sebagai lembaga pencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga sebagai episentrum inovasi yang memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
- Penulis: Bilqis
- Editor: Bambang
