Wakapolri Tinjau Tapanuli Tengah, Fokus Buka Akses Terisolir dan Distribusi Air Bersih
- account_circle Rahmad
- calendar_month Selasa, 30 Des 2025
- print Cetak

Wakapolri Tinjau Tapanuli Tengah, Fokus Buka Akses Terisolir dan Distribusi Air Bersih (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TAPANULI TENGAH, jplusmedia.com – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung kondisi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Sabtu (27/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan pemulihan wilayah dan kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya pembukaan akses jalan yang terputus menggunakan alat berat. Terbukanya akses menjadi kunci utama agar distribusi logistik tidak terhambat, terutama bagi wilayah yang masih sulit terjangkau.
“Alat berat menjadi fokus utama kami untuk membuka akses. Jika akses terbuka, jalur logistik akan semakin lancar,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat berada di lokasi.
Polri mencatat masih ada enam dusun yang berada dalam kondisi terisolir dan hanya bisa dilalui kendaraan trail. Sebelumnya, petugas menyalurkan bantuan ke wilayah tersebut melalui jalur udara. Untuk mengatasi hal ini, Polri mengerahkan lima unit ekskavator guna memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak.
Selain infrastruktur, Polri juga memprioritaskan kebutuhan dasar pengungsi. Sebanyak 15 titik pengungsian, tempat ibadah, dan kantor pelayanan kini mendapatkan suplai air bersih secara rutin. Polri juga membagikan bantuan sembako kepada masyarakat di lima kecamatan terdampak.
“Bantuan air bersih sangat kami utamakan karena masyarakat di pengungsian hingga tempat ibadah sangat membutuhkannya,” tambah Wakapolri.
Guna mempercepat proses normalisasi, sebanyak 150 personel Brimob telah bersiaga di lapangan. Namun, Polri menyiapkan total 1.500 personel cadangan yang siap bergerak jika situasi membutuhkan penguatan tambahan. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan kondisi Tapanuli Tengah sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


