Breaking News
light_mode
Beranda » News » Viral! Bendera Belanda Berkibar di Perahu Nelayan Puger, Aparat Langsung Bertindak

Viral! Bendera Belanda Berkibar di Perahu Nelayan Puger, Aparat Langsung Bertindak

  • account_circle Masitha
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBER, jplusmedia.com – Jagat media sosial dibuat heboh oleh kemunculan bendera Belanda yang berkibar di sejumlah perahu nelayan di kawasan Puger Kulon, Jember. Video dan foto-foto yang menampilkan bendera tersebut langsung menyebar luas dan memicu respons warganet, terutama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80.

Menanggapi hal itu, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Muspika Kecamatan Puger langsung turun tangan dan mencopot bendera asing tersebut. Mereka menganggap pengibaran bendera itu meresahkan dan tidak tepat dalam konteks nasionalisme menjelang 17 Agustus.

“Kami tidak ingin ada kesalahpahaman yang memicu keresahan warga, apalagi saat momen kemerdekaan. Bendera asing tidak semestinya dikibarkan di ruang publik tanpa konteks resmi,” tegas salah satu petugas di lokasi.

Bendera Belanda terlihat terpasang di beberapa perahu yang tengah bersandar. Setelah dilakukan klarifikasi, para nelayan mengaku mereka memasang bendera itu semata-mata sebagai bentuk dukungan terhadap tim sepak bola Belanda yang mereka idolakan. Selain itu, bendera tersebut berfungsi sebagai penanda identitas kapal saat melaut, agar mudah dikenali dari kejauhan.

Namun, alasan itu tetap tidak mengubah keputusan aparat untuk mencopot bendera tersebut. Petugas meminta warga agar mengganti semua simbol yang bukan bagian dari identitas nasional, terlebih menjelang perayaan HUT RI.

“Prihatin saja melihat itu. Kita harus sadar dan paham simbol negara. Saat momen seperti ini, bendera merah putih harus dikibarkan dengan bangga. Jangan yang lain,” ujar Haryoto, warga Jember yang turut menyoroti kejadian tersebut.

Aparat juga mengimbau seluruh warga, khususnya para nelayan di wilayah pesisir, agar mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud cinta tanah air. Penggunaan simbol negara lain, meskipun tidak bermaksud politis, dikhawatirkan bisa memicu kesalahpahaman publik.

Langkah cepat dari aparat gabungan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang berharap kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah upaya memperkuat nasionalisme menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

  • Penulis: Masitha
  • Editor: Bambang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Gelar FGD Sinergi Lindungi Hak Anak Hukum

    Polri Gelar FGD Sinergi Lindungi Hak Anak Hukum

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    JAKARTA, jplusmedia.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Antar Lembaga untuk Terlindunginya Hak-Hak Anak yang Berhadapan dengan Hukum” di Grand Ballroom Hotel Ambara, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., sebagai narasumber utama. FGD ini merupakan […]

  • Polres Sumenep Perketat Pengawasan Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

    Polres Sumenep Perketat Pengawasan Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    SUMENEP, jplusmedia.com – Polres Sumenep memperketat pengawasan wilayah kepulauan guna memutus rantai narkoba pada awal 2026. Oleh karena itu, petugas memperkuat pengamanan perairan setelah melihat kenaikan kasus sepanjang 2025. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda mengidentifikasi beberapa titik rawan di wilayah kepulauan. Maka dari itu, Pulau Kangean, Masalembu, dan Sapeken kini menjadi fokus utama patroli. Selain itu, […]

  • Dua Nenek di Jember Ditemukan Tewas dalam Satu Rumah

    Dua Nenek di Jember Ditemukan Tewas dalam Satu Rumah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Endang
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Jember, digemparkan dengan penemuan dua nenek yang tewas di dalam satu rumah, Jumat (19/9/2025). Kedua korban diketahui bernama Sumiati dan Rupiani. Sumiati ditemukan tergeletak di atas kasur, sementara jasad Rupiani berada di lantai dalam kondisi membusuk. Video amatir warga memperlihatkan jasad keduanya telah dikerubungi lalat. Kepala Desa […]

  • UNEJ Kirim Relawan Medis Bantu Warga Aceh Tamiang

    UNEJ Kirim Relawan Medis Bantu Warga Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) mengirim Tim Relawan Medis ke Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Kemdiktisaintek. Rektor UNEJ, Iwan Taruna, melepas 12 relawan pada Selasa (16/12/2025). Tim tersebut terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker. Mereka bertugas hingga 31 Desember 2025. UNEJ juga mendata mahasiswa asal Sumatera yang terdampak […]

  • Hadapi Potensi Bencana Kapolri Cek Langsung Kesiapsiagaan Personel Polda DIY

    Hadapi Potensi Bencana Kapolri Cek Langsung Kesiapsiagaan Personel Polda DIY

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Rahmad
    • 0Komentar

    DIY, jplusmedia.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Satbrimobda Polda DIY. Pengecekan ini memastikan personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) siap untuk melayani masyarakat. “Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaimana kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan […]

  • HUT ke-53, PDI Perjuangan Jember Tanam 1.053 Pohon Berlandaskan Tri Hita Karana

    HUT ke-53, PDI Perjuangan Jember Tanam 1.053 Pohon Berlandaskan Tri Hita Karana

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Masitha
    • 0Komentar

    JEMBER, jplusmedia.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember menggelar aksi penanaman 1.053 bibit pohon secara serentak di wilayah hulu dan hilir, Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-53 partai sekaligus wujud nyata politik hijau. Melalui filosofi Tri Hita Karana, partai menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Makna Filosofis […]

expand_less