Siswa SPN Polda Jatim Bantu Petani Bawang Merah di Nganjuk
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- print Cetak

Siswa SPN Polda Jatim Bantu Petani Bawang Merah di Nganjuk (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NGANJUK, jplusmedia.com – Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim melaksanakan program live in di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk. Program ini dirancang agar calon Bhayangkara berinteraksi langsung dan membantu aktivitas petani bawang merah, komoditas unggulan Nganjuk.
Sebelum diterjunkan ke masyarakat, siswa menerima arahan dari Wakapolres Nganjuk, Kompol Andria Diana Putra. Ia menegaskan live in merupakan momentum krusial untuk mengaplikasikan teori ke situasi nyata di lapangan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi, menyerap aspirasi, dan memahami dinamika sosial di lapangan,” tegas Kompol Andria.
Rutinitas harian siswa selaras dengan kehidupan warga setempat. Mereka berbaur, mulai dari salat Subuh berjamaah hingga membantu pekerjaan rumah tangga. Kegiatan sosial awal dilakukan dengan menyambangi Posyandu setempat.
Didampingi Kepala Desa Kedungdowo, Suprapto, S.Sos., para siswa bergeser ke area persawahan dan terjun langsung membantu proses panen. Salah seorang siswa, Rangga Prinda Wardana, mengaku mendapat pengetahuan baru yang sangat berharga.
“Kami dijelaskan secara detail, mulai dari persiapan lahan, proses penanaman, pemupukan, hingga teknik memanen yang benar agar hasilnya maksimal,” tutur Rangga.
Kepala Desa Kedungdowo, Suprapto, memberikan apresiasi. “Warga kami sangat terbuka dan menyambut baik kehadiran adik-adik siswa Diktukba. Mereka cepat membaur, ringan tangan, dan menunjukkan kemauan belajar yang tinggi,” ungkap Suprapto.
Kepala SPN Polda Jatim Kombes Pol Agus Wibowi berharap, pembelajaran langsung ini dapat membentuk kepekaan sosial dan kemampuan adaptasi tinggi. Tujuannya, saat dilantik, mereka siap mengimplementasikan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara Presisi.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


