Railpoint KAI Kini Jadi Tiket Perjalanan Antarkota
- account_circle Masitha
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- print Cetak

Fitur Railpoin di aplikasi Access by KAI kini makin menarik dengan pilihan penukaran poin untuk tiket dan berbagai voucher belanja (Foto Humasda 9)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berinovasi memberikan layanan terbaik bagi pelanggan setianya. Kini, pelanggan dapat menggunakan Railpoint yang telah terkumpul untuk membayar tiket kereta api komersial antarkota. Program loyalitas ini diakses dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, membutuhkan hanya 200 Railpoint saja.
KAI ingin memberikan nilai tambah dan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi masyarakat yang setia menggunakan jasa transportasi kereta api. Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, menyampaikan program ini merupakan bentuk apresiasi.
“Program penukaran Railpoint menjadi tiket kereta ini merupakan bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan setia. Kami ingin memberikan kemudahan dan keuntungan lebih bagi pengguna kereta api komersial antarkota,” ujar Cahyo Widiantoro.
Railpoint merupakan program loyalitas pelanggan KAI yang ditujukan bagi penumpang kereta api komersial antarkota. Pelanggan memperoleh poin setiap kali bertransaksi atau melakukan aktivitas tertentu di kanal resmi KAI. Poin yang terkumpul nantinya dapat ditukarkan untuk berbagai keuntungan menarik, termasuk potongan harga hingga pembayaran penuh tiket.
KAI berharap kemudahan penukaran Railpoint ini mendorong semakin banyak masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. Selain efisien dan nyaman, kereta api juga merupakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Lebih dari 20 kata, Cahyo menambahkan bahwa KAI berharap dengan semakin seringnya pelanggan bertransaksi dan bepergian dengan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, semakin banyak Railpoint yang dapat dikumpulkan, menjadikan setiap perjalanan kini bukan hanya tentang tujuan, tetapi juga tentang manfaat yang bisa didapat.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

