Polresta Banyuwangi Gelar FGD Wujudkan Zero ODOL 2027
- account_circle Rahmad
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- print Cetak

Polresta Banyuwangi Gelar FGD Wujudkan Zero ODOL 2027 (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANYUWANGI, jplusmedia.com – Polresta Banyuwangi menggelar Forum Group Discussion (FGD) menuju Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027 yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, sebagai wujud sinergi nyata dalam mewujudkan keselamatan jalan raya dan mengurangi kerugian negara akibat kerusakan infrastruktur.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan ODOL.
“Masalah ODOL tidak bisa diselesaikan secara sepihak, perlu kolaborasi dan kesepahaman agar target Zero ODOL 2027 benar-benar tercapai,” tegas Kombes Rama dalam pembukaan FGD di Rupatama Polresta Banyuwangi, Rabu (22/10/2025).
Forum strategis ini dihadiri oleh perwakilan DPRD Banyuwangi, Dinas Perhubungan, Dinas PU CKPP, BBPJN Jatim-Bali, serta asosiasi pengusaha ekspedisi dan komunitas sopir truk. FGD bertujuan mencari solusi komprehensif atas persoalan kendaraan ODOL yang selama ini menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Dalam pemaparan datanya, Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo mengungkapkan besarnya dampak negatif kendaraan ODOL.
“Kendaraan ODOL menyumbang kerugian negara hingga Rp37 triliun per tahun akibat kerusakan jalan, serta menjadi penyebab 10-20% kecelakaan lalu lintas yang terjadi,” papar Kompol Elang.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Para sopir dan pelaku usaha transportasi menyampaikan harapan agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan konsisten, disertai dengan kebijakan yang mempertimbangkan aspek ekonomi masyarakat.
Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta menandatangani Pakta Integritas Menuju Banyuwangi Zero ODOL 2027 yang berisi komitmen untuk mematuhi seluruh peraturan lalu lintas, memastikan kendaraan laik jalan, dan mendukung penuh program pemerintah. Aksi simbolis pemotongan bak truk yang melanggar ketentuan dilakukan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi sebagai bentuk keseriusan penerapan aturan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan transportasi yang aman, manusiawi, dan berkeadilan di Banyuwangi menuju target zero ODOL tahun 2027.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


