PMR Wira SMAN Umbulsari Cetak Relawan Tanggap Bencana
- account_circle Masitha
- calendar_month Senin, 13 Okt 2025
- print Cetak

PMR Wira SMAN Umbulsari Cetak Relawan Tanggap Bencana (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com — Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Negeri Umbulsari Jember sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) tahun 2025. Kegiatan intensif dua hari ini melibatkan 37 siswa kelas X dan secara khusus bertujuan membekali anggota baru dengan pemahaman kepalangmerahan mendalam serta semangat kepedulian sosial tinggi sebagai garda terdepan kemanusiaan.
Acara Diklatsar dimulai pada Sabtu pagi, dan tim segera melanjutkan dengan sesi pemberian materi dasar di aula dan ruang kelas. Materi yang panitia sampaikan berfokus pada dasar-dasar Kepalangmerahan dan Siaga Bencana.
Panitia mengemas sesi teori ini secara interaktif melalui diskusi dan praktik presentasi aktif dari para peserta, sehingga peserta mampu menyerap dan mempraktikkan pengetahuan secara langsung.
Inti pelatihan menempatkan fokus pada sesi simulasi kegawatdaruratan. Panitia membagi peserta dalam kelompok kecil, dan setiap kelompok menghadapi skenario kejadian yang menuntut tindakan pertolongan pertama cepat dan tepat.
Dalam simulasi ini, pelatih melatih mereka mengidentifikasi masalah dengan cepat, mengambil keputusan yang tepat, dan bekerja sama secara efektif dalam memberikan bantuan.
Pembina kegiatan, Intan Paramudita Arifin, S.Pd, menekankan pentingnya aspek praktik dalam pembentukan karakter relawan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pelatihan menunjukkan kemampuan siswa untuk bertindak nyata di lapangan.
Lebih dari 20 kata, Intan menyampaikan bahwa selain materi teoritis, peserta juga aktif terlibat dalam simulasi berbagai kasus kegawatdaruratan, yang menjadi kunci pembentukan mental tanggap dan tangguh.
“Selain materi teoritis, peserta juga aktif terlibat dalam simulasi berbagai kasus kegawatdaruratan,” jelas Intan Paramudita Arifin, S.Pd.
Dengan tuntasnya Diklatsar, seluruh peserta kini memiliki pemahaman kuat tentang prinsip kemanusiaan dan mahir dalam pertolongan pertama. Pihak sekolah meyakini pelatihan ini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang tanggap, peduli, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


