MUSDA II JSIT Bondowoso–Situbondo: Konsolidasi Menuju Pendidikan Berkarakter Islami
- account_circle Aziz
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

MUSDA II JSIT Bondowoso–Situbondo: Konsolidasi Menuju Pendidikan Berkarakter Islami (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BONDOWOSO, jplusmedia.com – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Bondowoso–Situbondo sukses menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) II pada Sabtu (17/01/2026). Agenda besar ini mengusung tema “Dedikasi JSIT untuk Pendidikan Bangsa yang Bermutu dan Religius” sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan Islam di dua kabupaten tersebut.
Forum ini juga menjadi ajang evaluasi serta konsolidasi organisasi untuk menetapkan arah kebijakan strategis dalam mencetak generasi unggul.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, mengapresiasi tinggi kontribusi JSIT dalam membentuk karakter siswa. Dinas Pendidikan berharap sinergi antara pemerintah dan sekolah Islam terpadu terus meningkat guna melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik sekaligus religius.
Model pendidikan JSIT dinilai sangat efektif dalam menggabungkan nilai-nilai spiritual dengan kecakapan hidup modern bagi para peserta didik.
”Tentu harapan kami JSIT bisa terus melahirkan generasi yang berkarakter islami dan berakhlakul karimah,” ungkap Taufan Restuanto saat memberikan sambutan.
Ketua JSIT Daerah Bondowoso–Situbondo, Irma Trias Santi, memaparkan kemajuan pesat lembaga yang kini mendidik 1.111 siswa dengan dukungan 137 guru.
Pencapaian nyata terlihat dari capaian hafalan Al-Qur’an siswa yang mencapai 15 juz di jenjang SMA serta kesuksesan 90% lulusan angkatan pertama masuk perguruan tinggi.
Selain aspek hafalan, program Bina Pribadi Islam (BPI) juga terbukti mampu mengasah potensi kepemimpinan dan disiplin siswa melalui prestasi olahraga.
”Penguatan karakter melalui Bina Pribadi Islam (BPI) menjadi ciri utama sekolah SIT, capaian hafalan Al-Qur’an siswa di antaranya ada 15 juz untuk SMAIT,” jelas Irma Trias Santi.
Perwakilan JSIT Jawa Timur, Ust. Anang Tri Wahyudi, menegaskan bahwa organisasi ini berlandaskan pada asas Islam, Pancasila, dan UUD 1945.
Melalui MUSDA ini, JSIT memperkuat komitmennya untuk berkolaborasi dengan semua elemen pendidikan demi kemajuan bangsa.
Harapannya, setiap unit sekolah Islam terpadu mampu menjadi sekolah yang berdaya serta memberikan dampak pemberdayaan positif bagi lingkungan sekitar secara berkelanjutan.
”JSIT siap berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan sekolah Islam yang berdaya dan memberdayakan,” pungkas Ust. Anang Tri Wahyudi.
- Penulis: Aziz
- Editor: Rizky


