Kapolres Tanjungperak Kukuhkan Polisi Siswa Perangi Bullying
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 24 Nov 2025
- print Cetak

Kapolres Tanjungperak Kukuhkan Polisi Siswa Perangi Bullying (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SURABAYA, jplusmedia.com – Polres Tanjungperak bentuk Polisi Siswa. Polwa cegah perundungan dan kenakalan remaja. Ini langkah konkret di lingkungan pendidikan. Apel pengukuhan dipimpin AKBP Wahyu Hidayat. Acara di Mapolres Tanjung Perak, Jumat (21/11/2025).
AKBP Wahyu tekankan pembinaan kedisiplinan. Siswa harus aktif cegah pelanggaran di sekolah. Kapolres soroti bullying yang kian marak terjadi. Bullying terjadi fisik, verbal, maupun digital.
Perundungan sangat merugikan dan merusak masa depan. AKBP Wahyu imbau siswa jauhi perundungan. Siswa harus saling menghargai dan jaga lisan.
“Bullying yang berupa kekerasan fisik, verbal, atau melalui media sosial sangat merugikan, mencederai mental, serta merusak masa depan,” tegas AKBP Wahyu.
Kapolres ingatkan ancaman pergaulan bebas. Tindakan asusila merusak moral generasi muda. Siswa hindari hal yang melanggar kesusilaan. Fokus pada belajar, prestasi, dan masa depan kalian.
“Jangan lakukan bullying dalam bentuk apa pun. Hargai teman, jaga lisan, dan jadilah pelindung bagi sesama, bukan sebaliknya,” imbuhnya.
Polisi Siswa bukan untuk cari kesalahan teman sebaya. Polwa adalah mitra kepolisian di lingkungan sekolah. Mereka perpanjangan tangan Bhabinkamtibmas. Polwa jaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan. Mereka dituntut jadi teladan dalam perilaku. Polwa jembatan komunikasi siswa, guru, kepolisian.
“Polisi siswa harus bersikap humanis, tegas, dan tetap menjunjung tinggi nilai persahabatan dan etika sekolah,” pungkas AKBP Wahyu.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang
