KAI Daop 9 Jember Luncurkan Drone Pantau Titik Rawan Pelemparan Batu Kereta Api
- account_circle Masitha
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

KAI Daop 9 Jember Luncurkan Drone Pantau Titik Rawan Pelemparan Batu Kereta Api (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember meluncurkan unit drone pintar untuk memantau area rawan kejahatan. Langkah tegas ini merespons aksi vandalisme pelemparan batu oleh orang tidak dikenal yang menyasar kereta melaju.
Insiden pelemparan batu merusak kaca armada KA Logawa dan KA Ijen Ekspres di lintas Leces menuju Probolinggo. Manajemen kereta api menilai tindakan anarkis tersebut bukan sekadar keisengan melainkan bentuk kejahatan serius yang membahayakan publik.
“Kami mengutuk keras aksi pelemparan batu ini karena dampak fatalnya bisa menembus kaca lalu melukai kru maupun penumpang,” tegas Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Data KAI menunjukkan grafik kasus mengalami penurunan dari enam kasus pada 2025 menjadi lima kasus selama 2026. Meskipun angka kriminalitas melandai, pihak Daop 9 Jember tetap memperketat pengamanan dan menambah intensitas patroli udara.
“Petugas menerapkan pemantauan udara menggunakan drone pada jam-jam rawan gangguan keamanan secara acak guna memburu pelaku,” lanjut Cahyo Widiantoro merinci strategi taktis pencegahan sabotase jalur.
Perusahaan mengancam para pelaku dengan jeratan hukum berat Pasal 194 KUHP berupa sanksi pidana penjara maksimal 15 tahun. Polisi khusus kereta api juga menggandeng tokoh masyarakat guna membangun kesadaran bersama terkait keselamatan perjalanan massal.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
