Indosat Komdigi Perkuat Ekosistem Registrasi eSIM Biometrik
- account_circle Masitha
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- print Cetak

Indosat Komdigi Perkuat Ekosistem Registrasi eSIM Biometrik (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, jplusmedia.com — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta, Senin (27/10/2025).
Indosat menerapkan teknologi biometrik ini sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat pengalaman digital yang nyaman, aman, dan modern bagi seluruh pelanggan.
Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, menyatakan bahwa Komdigi mendukung penuh langkah Indosat menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat. Ia optimis bahwa ekosistem telekomunikasi Indonesia dapat menjamin keamanan publik melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar.
“Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat. Melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar, kami optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik,” ujar Edwin Hidayat Abdullah.
Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama bagi Indosat. Ia menyampaikan Indosat siap berkolaborasi mendukung implementasi kebijakan Pemerintah demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri.
Melalui demo ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis. Penerapan registrasi biometrik ini mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3, memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.
Sistem ini melakukan verifikasi liveness detection dan pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL, membutuhkan tingkat kecocokan wajah minimal 95%.
“Bagi Indosat, keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama. Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri,” kata Reski Damayanti.
Tidak berhenti di situ, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam di dalam jaringan. Fitur ini mampu mendeteksi serta mencegah pesan dan panggilan berisiko secara real-time, didukung teknologi AIvolusi5G. Melalui fitur ini, Indosat berkomitmen melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital.
“Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di tanah air,” tambah Edwin Hidayat Abdullah.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

