BPOM Jember Temukan Pangan Kedaluwarsa Saat Awasi Takjil di Banyuwangi
- account_circle Masitha
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

BPOM Jember Temukan Pangan Kedaluwarsa Saat Awasi Takjil di Banyuwangi (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANYUWANGI, jplusmedia.com – Balai POM di Jember menggelar intensifikasi pengawasan pangan dan pengujian takjil di Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (10/3). Petugas menggunakan mobil laboratorium keliling untuk memastikan keamanan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan.
Tim menyisir empat sarana distribusi berupa toko dan swalayan guna mengecek kelayakan produk. Dalam pengawasan tersebut, petugas menemukan sejumlah produk pangan kedaluwarsa, kemasan rusak, hingga produk tanpa izin edar.
Kepala Balai POM di Jember, Benny Hendrawan Prabowo, S.Farm., Apt., meminta pelaku usaha untuk segera menurunkan produk bermasalah tersebut dari pajangan. Pihaknya juga memberikan pembinaan langsung agar pemilik sarana selalu menerapkan praktik distribusi pangan yang baik dan benar.
“Kami mengimbau para pengusaha untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa dan izin edar produk sebelum menjualnya kepada masyarakat,” ujar Benny Hendrawan Prabowo.
Selain memeriksa toko, BPOM Jember juga melakukan sampling takjil di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron. Petugas menguji 25 sampel makanan seperti cilok, es teler, kue basah, olahan seafood, hingga sate usus.
Selanjutnya, tim menguji sampel tersebut berdasarkan empat parameter bahan kimia berbahaya. Parameter tersebut meliputi kandungan Rhodamin B, Methanil Yellow, Formalin, serta Boraks yang sering disalahgunakan dalam pangan.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
