BEM Fasilkom UNEJ Resmikan Program JAGATARA di Rowokangkung Lumajang
- account_circle Masitha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Peluncuran Program KAMTAB (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Ini meningkatkan level potensi Rowokangkung dari yang nilainya biasa berupa produk ikan menjadi produk yang bernilai tambah,” ujar Bayu Ruswantoro.
Ia berharap model pemberdayaan ini dapat didokumentasikan agar mudah direplikasi oleh desa lain. “Kalau sudah ada dokumentasinya, siapa pun bisa meniru, tidak harus pemerintah desa, bisa dinas terkait atau perangkat desa lainnya,” tegasnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang, Yuli Harisma Wati, S.P., M.Ling., menambahkan bahwa JAGATARA sukses mengintegrasikan limbah perikanan dan pertanian secara sirkular. Menurutnya, integrasi teknologi dan wirausaha akan memperkuat kapasitas UMKM lokal secara menyeluruh.
“Program ini sekaligus memperkuat kapasitas UMKM melalui inovasi produk, standardisasi produksi, branding, desain kemasan, literasi digital, hingga pemasaran digital,” terang Yuli Harisma Wati.
Ia optimistis kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang produktif dan mandiri.
“Program ini juga diarahkan dapat membangun ekosistem ekonomi desa yang tidak hanya produktif, tetapi mampu bertahan dan berkembang melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah desa, BUMDes, pelaku UMKM, dan perguruan tinggi,” pungkasnya.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
