Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?

Jakarta, jplusmedia.com – Harga Bitcoin (BTC) menghadapi potensi penurunan bulanan kedua berturut-turut pada Oktober 2026. Meski terkoreksi 4,10% sejak awal bulan, sejumlah indikator teknikal, perilaku investor, dan kondisi makroekonomi masih memberikan harapan bagi prospek jangka panjang aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Laporan internal FLOQ, mengidentifikasi empat sinyal yang masih mendukung prospek positif Bitcoin. Namun, indikator tersebut belum memastikan bahwa harga telah mencapai titik terendah.
CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi harga perlu dilihat bersama indikator pasar lainnya untuk memahami arah pergerakan Bitcoin.
“Penurunan harga tidak selalu berarti tren jangka panjang telah berakhir. Namun, investor juga tidak sebaiknya terburu-buru menyimpulkan bahwa pasar sudah mencapai titik terendah. Penting untuk melihat apakah tekanan jual mulai mereda dan Bitcoin mampu mempertahankan level harga penting,” ucap Yudho.
Empat Sinyal yang Menopang Prospek Bitcoin
Sinyal pertama berasal dari analisis teknikal. Bitcoin tercatat diperdagangkan di sekitar US$79.935, atau sekitar 5% di atas rata-rata pergerakan harga 50 minggu yang berada di US$75.812. Level ini menjadi salah satu indikator untuk menilai apakah tren jangka panjang Bitcoin masih bertahan.
Kedua, pergerakan dana institusional menunjukkan gambaran yang beragam. Posisi net long manajer aset pada kontrak berjangka Bitcoin di CME turun sekitar 57% dari periode ketika Bitcoin mencapai rekor harga tertingginya. Namun, ETF Bitcoin spot Amerika Serikat dilaporkan telah menambah sekitar 87.000 BTC sejak titik terendah harga pada Juni 2026.
Ketiga, data on-chain menunjukkan perubahan perilaku investor. Glassnode mencatat sekitar 70% suplai Bitcoin milik pemegang jangka pendek masih berada dalam posisi untung, lebih rendah dibandingkan akhir September. Sementara itu, Santiment melaporkan jumlah dompet Bitcoin nonkosong berkurang sekitar 30.000 sejak 16 Oktober. Kondisi ini dapat mengindikasikan berkurangnya minat sebagian investor ritel, meski belum cukup untuk memastikan tekanan jual telah berakhir.
Keempat, kondisi fiskal Amerika Serikat turut menjadi perhatian. Utang pemerintah federal AS mencapai US$40,44 triliun pada 20 Oktober 2026, dengan defisit anggaran tahun fiskal 2026 sebesar US$1,99 triliun. Dalam jangka panjang, kekhawatiran terhadap inflasi dan daya beli mata uang fiat dapat memperkuat daya tarik Bitcoin sebagai aset dengan suplai terbatas. Namun, faktor ini tidak secara otomatis mendorong kenaikan harga dalam waktu dekat.
Menurut Yudho, keempat indikator tersebut perlu dibaca secara bersamaan, bukan dijadikan dasar tunggal untuk mengambil keputusan investasi.
“Prospek Bitcoin dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari struktur harga, arus dana institusional, perilaku investor, hingga kebijakan ekonomi global. Ketika beberapa indikator mulai membaik, itu bisa menjadi sinyal yang perlu dicermati, tetapi konfirmasi dari pergerakan pasar tetap penting,” jelasnya.
November Jadi Penentu Momentum Berikutnya
Secara historis, November cenderung menjadi bulan positif bagi Bitcoin. Data CoinGlass yang menunjukkan Bitcoin mencatatkan kenaikan pada sekitar 63% bulan November sejak 2010, dengan median kenaikan sebesar 10,26%.
Namun, pola tersebut tidak selalu berlaku setelah Oktober berakhir negatif. Dalam lima tahun ketika Bitcoin mengalami penurunan pada Oktober, harga hanya naik pada dua November berikutnya. Pada tahun sebelumnya, penurunan 3,95% pada Oktober bahkan diikuti koreksi 17,49% pada November.
Dalam jangka pendek, Santiment menilai penurunan berkelanjutan di bawah US$79.000 dapat menunda konfirmasi terbentuknya dasar harga. Sebaliknya, kenaikan kembali di atas US$82.500 dapat memperkuat indikasi pemulihan.
“Bitcoin masih memiliki sejumlah indikator yang mendukung prospek jangka panjang, tetapi risiko koreksi tetap ada. Investor perlu memperhatikan kemampuan harga bertahan di area dukungan serta perkembangan kondisi makroekonomi sebelum menilai apakah momentum pemulihan benar-benar terbentuk,” tutup Yudho.
Tentang FLOQ
Rekomendasi Untuk Anda
SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi
- Kamis, 29 Oktober 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan SUCOFINDO Goes to Campus yang diselenggarakan bersama Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul) di Kelas Besar Fakultas Teknik Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur. Mengusung tema “Inovasi dan Teknologi, Kunci Sukses untuk Memasuki Dunia Kerja di Era […]
BRAN dan ATR/BPN Perjelas Kewenangan untuk Percepat Reforma Agraria
- Kamis, 15 Oktober 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Langkah ini bertujuan memperjelas kewenangan, mencegah tumpang tindih tugas, dan mempercepat pelayanan reforma agraria. Koordinasi tersebut berlangsung dalam rapat di Aula Prona, Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Kepala BRAN Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo […]
Polresta Malang Kota Gelar Minggu Kasih di Gereja Katedral
- Kamis, 22 Oktober 2026
MALANG, jplusmedia.com – Polresta Malang Kota, Polda Jawa Timur, memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui program Minggu Kasih. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. menggelar kegiatan tersebut di Gereja Katedral Ijen, Minggu (18/10/2026). Kunjungan ini bertujuan menyerap aspirasi jemaat sekaligus memperkuat hubungan lintas agama. Rombongan pejabat utama Polresta Malang Kota disambut Uskup M.G.R. Henricus […]
Kapolres Jember Ajak Pelajar SMAN 1 Jember Cegah Kenakalan Remaja
- Kamis, 22 Oktober 2026
JEMBER, jplusmedia.com – Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., mengajak pelajar SMA Negeri 1 Jember menjauhi kenakalan remaja. Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Pesan Kamtibmas Program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat, Senin (19/10/2026). Kegiatan berlangsung di halaman SMAN 1 Jember, Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari. Kepala sekolah Dr. Suryadi, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran sekolah […]
Bbasam, Restoran Korea yang Perkenalkan Samgyeopsal dengan Butter-Aged 144 Jam, Resmi Hadir di Bali
- Minggu, 18 Oktober 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Bbasam, restoran asal Seoul, Korea Selatan, resmi membuka lokasi internasional pertamanya di Kerobokan, Bali, dengan membawa pengalaman Korean BBQ yang berbeda melalui teknik butter-aging yang menjadi ciri khasnya. Berbeda dari sajian samgyeopsal pada umumnya, Bbasam menggunakan proses aging selama 144 jam untuk menghasilkan cita rasa dan tekstur yang khas sebelum daging dipanggang […]
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
- Jumat, 16 Oktober 2026
JAKARTA, Jplusmedia.com — Bayangkan suatu hari aktivitas sederhana seperti berjalan, menaiki tangga, atau menggendong cucu tiba-tiba terasa lebih sulit dilakukan. Bukan karena tubuh sedang sakit, melainkan karena tulang yang selama ini menopang berbagai aktivitas ternyata sudah mengalami pengeroposan. Inilah yang membuat osteoporosis kerap disebut sebagai silent disease. Penurunan kepadatan tulang dapat berlangsung tanpa gejala yang […]
BI Jember Himpun 251 Kantong Darah dalam Aksi Kemanusiaan
- Kamis, 22 Oktober 2026
JEMBER, jplusmedia.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jember menghimpun 251 kantong darah melalui aksi donor darah di Aula Bank Indonesia Jember, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini mendukung upaya menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama BI Jember dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten […]
Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto
- Jumat, 23 Oktober 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Pemerintah Indonesia menyoroti pentingnya sistem perpajakan yang adil di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan industri aset kripto. Kebijakan pajak yang proporsional dinilai perlu menjaga kepatuhan sekaligus mendukung daya saing pelaku usaha dan keberlanjutan industri aset digital di dalam negeri. Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Ibnu Aman, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat […]
