Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000

JAKARTA, jplusmedia.com – Ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed pada Oktober berubah dalam sepekan terakhir. Peluang The Fed mempertahankan suku bunga kini mencapai 52,9%, berbalik dari ekspektasi sepekan sebelumnya yang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 54–55%.
Di tengah perubahan tersebut, Bitcoin (BTC) bergerak dalam fase konsolidasi di kisaran US$83.400–83.800 setelah sebelumnya sempat menguat hingga mendekati US$87.000. Hal ini tercantum dalam Market Outlook mingguan FLOQ Trading Desk yang dirilis Kamis (1/10).
Ekspektasi The Fed Berubah, Bitcoin Masih Konsolidasi
Perubahan ekspektasi suku bunga dipengaruhi sejumlah perkembangan ekonomi AS, termasuk komentar Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams pada 29 September serta perlambatan inflasi PCE inti menjadi 3,3%.
Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75–4,00%.
“Pergeseran ekspektasi dari kenaikan ke penahanan suku bunga hanya dalam sepekan menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap setiap sinyal The Fed. Dalam jangka pendek, arah Bitcoin masih sangat ditentukan oleh kebijakan moneter AS,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.
Dalam tujuh hari terakhir, BTC bergerak pada rentang US$82.581–85.518 atau turun sekitar 1%. FLOQ Trading Desk mencatat US$82.500 sebagai level support dan US$85.500 sebagai resistance.
“Dua level itu menjadi batas penting pekan ini. Data Non-Farm Payrolls AS pada 2 Oktober akan menjadi salah satu katalis yang dapat menentukan apakah BTC menembus resistance atau kembali menguji support,” kata Yudho.
Inflow ETF Bitcoin Tertinggi 2026, tetapi Melambat
Arus dana institusional masih menjadi perhatian pasar. ETF Bitcoin spot mencatat inflow mingguan sebesar US$2,39 miliar pada pekan yang berakhir 26 September, menjadi inflow mingguan tertinggi sepanjang 2026.
IBIT menyerap sekitar US$1,2 miliar, sedangkan FBTC mencatat inflow sekitar US$701,7 juta. Namun, arus dana harian melambat tajam, dari sekitar US$999 juta pada 21 September menjadi US$134 juta pada 25 September atau turun sekitar 87%.
“Inflow mingguan memang tertinggi tahun ini, tetapi momentumnya melambat tajam. Investor sebaiknya membaca tren arus dana, bukan hanya angka puncaknya. Angka besar di headline belum tentu berarti permintaan masih kuat,” analisa Yudho.
Sementara itu, ETF Ethereum spot mencatat inflow US$689,8 juta pada pekan 25 September setelah sebelumnya mengalami outflow US$140 juta. Pada 29 September, ETF Ethereum kembali mencatat outflow tipis US$2,81 juta.
Strategy Berbalik Diskon
Strategy (MSTR) terus menambah kepemilikan Bitcoin. Perusahaan membeli 950 BTC pada 14–20 September dengan harga rata-rata US$79.670 dan 1.665 BTC pada 21–27 September dengan harga rata-rata US$85.681.
Total kepemilikan Strategy kini mencapai 847.665 BTC dengan nilai sekitar US$70,77 miliar. Namun, rasio mNAV perusahaan berbalik dari premium 1,16 kali menjadi diskon 0,90 kali dalam sepekan.
“Saat mNAV turun di bawah 1x, kemampuan Strategy menerbitkan saham baru untuk membeli Bitcoin menjadi terbatas. Ini perlu dicermati karena mekanisme itulah mesin akumulasi utama salah satu pembeli institusional terbesar di pasar,” ujar Yudhono.
Dari sisi regulasi, CLARITY Act masih tertahan di Senat AS setelah pemungutan suara cloture pada 15 September berakhir 49–50. DPR AS juga membatalkan sidang pada 21 dan 28 September sehingga pembahasan berpotensi tertunda hingga periode lame-duck setelah pemilu 3 November.
Meski demikian, BTC masih bergerak relatif stabil di US$83.000–85.000. FLOQ Trading Desk menilai kebijakan The Fed dan arus dana saat ini lebih dominan memengaruhi harga dibandingkan perkembangan regulasi.
Minyak, Rupiah, dan Agenda Pasar
Harga minyak Brent masih berada di kisaran US$97–102 per barel. Sementara itu, aliran minyak melalui Selat Hormuz masih sekitar 677 ribu barel per hari, jauh di bawah sekitar 3,6 juta barel per hari sebelum konflik.
FLOQ Trading Desk menilai eskalasi geopolitik dapat mendorong harga Brent bertahan di atas US$100 per barel, meningkatkan tekanan inflasi, dan mempersempit ruang The Fed untuk bersikap dovish.
Di dalam negeri, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di 5,75% pada RDG 22–23 September. Rupiah sempat melemah ke kisaran Rp17.950–17.998 per dolar AS sebelum menguat ke Rp17.894 pada 30 September.
“Penguatan rupiah pekan ini patut dicatat, tetapi ini masih pemulihan parsial, belum tren penguatan baru. Investor domestik perlu memperhitungkan faktor kurs dan harga minyak saat menyusun portofolio,” jelas Yudho.
Untuk pekan ini, pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi AS. ISM Manufacturing PMI dirilis pada 1 Oktober, disusul Non-Farm Payrolls pada 2 Oktober. Pada tanggal yang sama, opsi mingguan BTC dan ETH di Deribit akan jatuh tempo.
Pasar kemudian menunggu ISM Services PMI pada 5 Oktober dan risalah FOMC September pada 7 Oktober. Perkembangan konflik Iran dan Selat Hormuz juga tetap menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan.
FLOQ Trading Desk menilai data Payrolls yang kuat dapat kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan menekan BTC. Sebaliknya, data ekonomi yang lebih lemah serta risalah FOMC bernada dovish dapat membuka ruang bagi BTC untuk kembali menguji US$85.500.
“Ketika ekspektasi pasar bisa berbalik dalam hitungan hari, disiplin manajemen risiko jauh lebih penting daripada menebak arah. Kami mendorong investor menghindari leverage berlebihan dan menyiapkan rencana untuk dua skenario,” pungkas Yudho.
Tentang FLOQ
Rekomendasi Untuk Anda
Sambut KAI Expo 2026, KAI Bandara Berikan Diskon Tiket Kereta Hingga Tiga Puluh Persen
- Jumat, 11 September 2026
JAKARTA, jplusmedia.com — KAI Bandara menghadirkan promo spesial berupa diskon tiket hingga 30 persen untuk memeriahkan gelaran KAI Expo 2026. Penawaran menarik ini berlaku khusus bagi layanan kereta api bandara di wilayah operasional Yogyakarta serta Sumatera Utara. Promo ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah dan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi masyarakat. […]
Dosen Polije Dorong Pemanfaatan Pekarangan Pangan di Karangpring
- Selasa, 22 September 2026
JEMBER, jplusmedia.com – Tim dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) mendorong pemanfaatan pekarangan rumah di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jember. Tim menjalankan program “Gerakan Transformasi Pekarangan Pangan Lestari Berbasis Agrobiodiversitas untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional” pada Juli hingga September 2026. Program ini melibatkan kelompok perempuan yang aktif dalam TP PKK Desa Karangpring. Tim mengajak peserta mengembangkan […]
Pentingnya Edgeband untuk Furniture Interior
- Kamis, 1 Oktober 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Dalam dunia desain interior, pemilihan material furniture tidak hanya berfokus pada tampilan permukaan, warna, dan motif. Detail pada bagian tepi furniture juga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas, ketahanan, serta hasil akhir sebuah produk. Salah satu elemen yang kerap luput dari perhatian, tetapi memiliki fungsi signifikan, adalah edgeband atau material edging. Edging […]
Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?
- Kamis, 10 September 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Bitcoin (BTC) masih bergerak di sekitar level US$79.000 setelah reli menuju US$82.000 belum mampu berlanjut. Meski momentum jangka pendek cenderung tertahan, peluang Bitcoin untuk kembali menguji US$85.000 masih terbuka seiring pasar bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari ke depan. Data internal FLOQ menunjukkan Bitcoin diperdagangkan sekitar […]
Bitcoin Bisa Lanjut Naik di Oktober? Ini Katalis yang Perlu Dicermati
- Jumat, 2 Oktober 2026
Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September dengan momentum yang masih relatif kuat setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pergerakan menuju Oktober diperkirakan tidak akan sepenuhnya mulus, dengan area US$82.900–US$83.000 menjadi salah satu level penting yang dapat menentukan apakah reli berlanjut atau pasar memasuki fase koreksi. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (28/9), Bitcoin diperdagangkan sekitar US$83.400, […]
SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK
- Selasa, 29 September 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda bersama Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Coaching Clinic Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) Wilayah Kalimantan Timur di Samarinda. Kegiatan yang diikuti oleh 45 perusahaan industri kimia ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku industri dalam menerapkan sistem P2KDBK guna […]
Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9
- Senin, 14 September 2026
JAKARTA, jplusmedia.com – Momentum tanggal kembar seperti 9.9 kini bukan lagi sekadar waktu untuk berburu diskon. Kehadiran live shopping membuat pengalaman belanja online semakin interaktif, mulai dari melihat produk lebih dekat, berinteraksi langsung dengan creator, hingga mendapatkan berbagai penawaran yang hadir selama sesi berlangsung. Menyambut momentum 9.9 tahun ini, itel Indonesia menghadirkan rangkaian aktivitas yang berlangsung mulai […]
Analis Proyeksikan Harga Emas Lanjutkan Pelemahan Menuju Area Support Empat Ribu Dolar
- Jumat, 11 September 2026
JAKARTA, jplusmedia.com — Harga emas atau XAUUSD berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Rabu (9/9/2026). Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menilai grafik harian emas menunjukkan tekanan bearish akibat terbentuknya pola Head and Shoulder. Pola teknikal tersebut membuka peluang bagi pergerakan harga emas untuk menguji zona support terdekat. Dupoin Futures memproyeksikan target penurunan berada pada kisaran […]
