Wakapolri Bedah Strategi Pemberantasan TPPO Era Digital Lewat Peluncuran Buku
- account_circle Rahmad
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Wakapolri Bedah Strategi Pemberantasan TPPO Era Digital Lewat Peluncuran Buku (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, jplusmedia.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi meluncurkan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO” di Aula Bareskrim Polri pada Kamis 22 Januari 2026. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi publik untuk memahami kompleksitas kejahatan perdagangan orang saat ini.
Buku tersebut merupakan karya kolaborasi Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Komjen Pol (Purn) I Ketut Suardana dan Brigjen Pol Nurul Azizah. Selain itu, isinya merangkum berbagai pengalaman lapangan serta strategi kolaboratif Polri dalam melindungi perempuan dan anak di era digital.
Wakapolri menegaskan bahwa kejahatan TPPO kini memanfaatkan platform digital dan jaringan lintas negara yang sangat canggih. Maka dari itu, Polri memperkuat Direktorat PPA-PPO melalui kerja sama internasional dan peningkatan literasi digital masyarakat secara luas.
“Masyarakat harus tahu bahwa penanganan TPPO wajib melibatkan semua pihak agar lebih efektif,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Polri selalu menempatkan korban sebagai subjek yang harus mendapatkan perlindungan penuh.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


