UNEJ Miliki Superkomputer, Percepat Riset dan Layanan Publik Melalui Teknologi AI
- account_circle Masitha
- calendar_month Sel, 30 Des 2025

DGX Station Universitas Jember ringkas, tetapi berkinerja ribuan kali lebih kuat dari komputer biasa (Foto: Ist)
JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) kini memperkuat posisi dalam jajaran elit institusi pendidikan nasional. Sejak 2022, UNEJ mengoperasikan Superkomputer NVIDIA DGX A100 untuk mendukung riset dan kecerdasan buatan (AI). Fasilitas canggih ini menjadikan UNEJ satu dari delapan perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki infrastruktur komputasi berkinerja tinggi.
Superkomputer tersebut memiliki ribuan prosesor yang bekerja secara paralel. Kemampuan ini jauh melampaui laptop biasa dalam menyelesaikan perhitungan matematika kompleks. Unit Pelaksana Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) UNEJ mengelola mesin ini guna memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kepala UPA TIK UNEJ, Prof. Bayu Taruna Widjaja Putra, menjelaskan efisiensi luar biasa dari perangkat ini. Kehadiran mesin tersebut mampu memangkas waktu kerja akademik secara signifikan.
“Pengolahan satu juta data gambar hanya butuh waktu dua jam dengan superkomputer. Jika memakai perangkat biasa, proses tersebut bisa memakan waktu hingga tujuh hari,” jelas Prof. Bayu, Senin (29/12/2025).
Inovasi ini juga mendukung pengembangan Smart Farming di AI Center for Industrial Agriculture UNEJ. Teknologi AI dan IoT berpadu untuk memantau tanaman serta memprediksi panen secara otomatis. Selain riset internal, UNEJ memanfaatkan kekuatan data geospasial untuk membantu pembangunan daerah di wilayah Tapal Kuda.
Melalui peta digital hasil olahan superkomputer, pemerintah daerah dapat memverifikasi data pembangunan secara akurat. Data geospasial ini memungkinkan deteksi anomali lahan atau kerusakan hutan melalui koordinat yang jelas. Hal ini memudahkan verifikasi visual dibandingkan hanya menggunakan data tabel konvensional.
Prof. Bayu menegaskan bahwa superkomputer merupakan alat strategis untuk menghasilkan solusi nyata. Ia berharap setiap inovasi dari “otak digital” ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas. Pemanfaatan infrastruktur canggih ini menjadi kunci peningkatan kualitas riset Universitas Jember di masa depan.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

