Sepuluh Bulan Memimpin, Gus Fawait Bawa PAD Jember Tembus Rp1 Triliun
- account_circle Masitha
- calendar_month Rabu, 31 Des 2025
- print Cetak

Sepuluh Bulan Memimpin, Gus Fawait Bawa PAD Jember Tembus Rp1 Triliun (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menggelar Refleksi Akhir Tahun 2025 di Hotel Rembangan pada Rabu (31/12/2025). Gus Fawait memaparkan berbagai lompatan besar selama sepuluh bulan masa kepemimpinannya. Capaian paling fenomenal yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember yang berhasil menembus angka Rp1 triliun.
Prestasi PAD ini mencetak sejarah baru sejak era otonomi daerah tahun 1999. Perolehan tersebut melampaui target awal yang baru diproyeksikan pada tahun 2026 mendatang. Gus Fawait menilai pencapaian ini membuktikan besarnya potensi daerah Jember jika terkelola secara optimal.
“Pecahnya angka psikologis PAD Rp1 triliun membuktikan potensi besar Jember. Kami berhasil merealisasikan target ini satu tahun lebih cepat,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor pendapatan, Gus Fawait sukses mengaktifkan kembali Bandara Jember rute Jakarta dan Bali. Sektor pendidikan juga menjadi prioritas melalui pemberian beasiswa bagi 7.000 mahasiswa. Pemerintah Kabupaten Jember menanggung biaya kuliah (UKT) hingga biaya hidup mereka secara penuh.
“Kami memastikan akses pendidikan terbuka luas. Putra-putri Jember tidak boleh berhenti kuliah karena persoalan biaya,” tegasnya.
Dalam bidang kesehatan, Gus Fawait konsisten menjalankan program Universal Health Coverage (UHC). Ia juga memperhatikan kesejahteraan sosial melalui pemberian insentif bagi ribuan guru ngaji. Berbagai inovasi ini membuahkan 44 penghargaan nasional bagi Pemerintah Kabupaten Jember sepanjang tahun 2025.
Gus Fawait berkomitmen menata birokrasi agar bekerja lebih efektif pada tahun 2026. Ia juga merencanakan pembangunan jalan layang (flyover) untuk mengurai titik kemacetan di Jember. Target utamanya adalah menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah 200.000 jiwa pada akhir masa jabatan.
“Seluruh program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin membawa Jember keluar dari tren kemiskinan tinggi selama satu dekade terakhir,” pungkasnya.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


