RANS Meriahkan Pembukaan Liga Santri Jatim 2025
- account_circle Masitha
- calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
- print Cetak

RANS Meriahkan Pembukaan Liga Santri Jatim 2025 (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Pembukaan Liga Santri Jawa Timur 2025 Piala Gus Bupati Jember berlangsung meriah di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Selasa (14/10/2025). Kehadiran RANS Nusantara FC, klub milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di bawah RANS Entertainment, menjadi magnet utama ribuan penonton yang memadati stadion.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember, Edy Budi Susilo, secara resmi membuka turnamen sekaligus menyampaikan salam dari Bupati Jember Gus Fawait. Ia menegaskan bahwa Liga Santri menjadi bagian dari perayaan menuju Hari Santri Nasional 22 Oktober, sekaligus penghormatan terhadap kontribusi santri dan ulama bagi bangsa.
“Dari pesantren lahir generasi beriman, berilmu, dan berakhlak. Santri mengajarkan keikhlasan dan keteguhan dalam berjuang,” ujarnya.
Edy menekankan bahwa ajang ini tak hanya menjadi kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menanamkan nilai sportivitas. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan saling menghargai sepanjang turnamen.
Pertandingan ekshibisi antara Persid Jember dan RANS Nusantara FC membuka rangkaian acara dengan penuh antusias.
Meski bermain di kandang sendiri, Persid harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 1–2. Penampilan RANS menjadi bukti bahwa dunia pesantren dan olahraga dapat berpadu dengan dunia hiburan modern.
Setelah laga pembuka, Liga Santri akan digelar di empat lapangan di Jember dan mencapai puncaknya pada 20–21 Oktober di Stadion JSG untuk semifinal dan final.
“Selamat bertanding kepada seluruh tim. Tunjukkan semangat santri yang pantang menyerah dan satukan tekad melalui olahraga,” tutup Edy Budi.
Dengan atmosfer Hari Santri dan dukungan RANS Entertainment, Liga Santri 2025 menjadi panggung pembuktian bahwa generasi pesantren mampu bersaing, menginspirasi, dan berprestasi di berbagai arena.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


