PTPN I Regional 5 Sinergi Jaga Lingkungan Bersama KLHK dan Kejati Jatim
- account_circle Masitha
- calendar_month 15 jam yang lalu

PTPN I Regional 5 Sinergi Jaga Lingkungan Bersama KLHK dan Kejati Jatim (Foto: Ist)
SURABAYA, jplusmedia.com – PTPN I Regional 5 memperkuat tata kelola lingkungan berkelanjutan melalui sinergi dengan KLHK, Kejati Jatim, dan DLH Jatim. Pihak perusahaan membahas langkah strategis ini dalam Focus Group Discussion (FGD) di Surabaya, Rabu (11/02). Kolaborasi tersebut bertujuan menjaga kelestarian ekologis, terutama di wilayah perkebunan dataran tinggi yang sangat sensitif.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, menegaskan bahwa perusahaan bertanggung jawab mengelola lahan HGU seluas ±100 ribu hektar. Namun, alih fungsi lahan oleh masyarakat menjadi tanaman semusim kini mengancam keseimbangan alam. Beliau memperingatkan bahwa pengabaian kaidah konservasi dapat memicu bencana banjir serta tanah longsor.
“Kami memiliki tanggung jawab menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memastikan produktivitas perkebunan tetap berjalan,” ujar Subagiyo.
Selanjutnya, beliau menekankan bahwa koordinasi dengan pihak regulator sangat penting untuk menjaga integritas operasional. Langkah ini memastikan setiap aktivitas perusahaan tetap selaras dengan hukum yang berlaku.
“Karena itu sinergi dengan regulator lingkungan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum menjadi penting agar pengelolaan lahan tetap berada dalam koridor hukum serta selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, Kabid Pengawasan DLH Jatim, Ainul Huri, menekankan pentingnya kepatuhan dokumen lingkungan bagi setiap pemegang izin usaha. Sementara itu, perwakilan KLHK, Noor Rachmaniah, menjelaskan penguatan regulasi mengenai pengendalian emisi dan pencemaran udara.
Akhirnya, forum ini memperkuat koordinasi lintas institusi demi menjaga keseimbangan ekonomi dan kelestarian alam. PTPN I Regional 5 optimis kolaborasi ini mampu melindungi aset negara sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

