Profesor UNEJ Dorong Ekonomi Berbasis Kemanusiaan Keberkahan
- account_circle Masitha
- calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
- print Cetak

Prof. Dr. Zainuri, S.E., M.Si. Guru Besar FEB UNEJ bidang Ekonomi Kelembagaan Syariah (Foto: Humas UNEJ)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com — Universitas Jember (UNEJ) mengukuhkan Prof. Dr. Zainuri, S.E., M.Si., sebagai Guru Besar di bidang Ekonomi Kelembagaan Syariah. Pengukuhan ini menegaskan komitmen UNEJ untuk menghadirkan pemikiran alternatif ekonomi yang berakar pada nilai keadilan dan kemanusiaan di tengah dominasi rasionalitas pasar.
Prof. Zainuri, yang memulai karier akademiknya di UNEJ sejak 1989, menyampaikan pidato ilmiah berjudul “Peran Strategis Ekonomi Kelembagaan Syariah dalam Mengembangkan Industri Kreatif dan Mendorong Pembangunan Ekonomi yang Inklusif.” Ia menyoroti bahwa pendekatan ekonomi tidak boleh hanya mengejar efisiensi, tetapi juga harus berpihak pada nilai kemanusiaan dan keberkahan.
Prof. Zainuri menegaskan bahwa tantangan terbesar pembangunan ekonomi bukan terletak pada kelangkaan sumber daya alam.
“Tantangan terbesar dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah bukan terletak pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi pada kokohnya bangunan kelembagaan ekonomi yang mengandung nilai religi,” ujarnya.
Ia mengakui sempat terpikat teori klasik, namun menemukan banyak kelemahan karena teori tersebut terlalu menyederhanakan perilaku manusia, sehingga gagal menjawab persoalan mendasar seperti kesejahteraan, kebahagiaan, dan keadilan. Pengalaman akademik dan spiritualnya di Pondok Pesantren Darussalam Jember membawa Prof. Zainuri pada keyakinan baru.
“Saya menemukan ekonomi kelembagaan sebagai lentera pembangunan ekonomi yang mengusung adat, aturan formal dan informal, serta nilai religi (Islam) sebagai penentu utama pembangunan yang inklusif,” tutur Prof. Zainuri.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


