Polri Undang Kepolisian Hong Kong Pelajari Model Penanganan Aksi Massa
- account_circle Rahmad
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
- print Cetak

Polri Undang Kepolisian Hong Kong Pelajari Model Penanganan Aksi Massa (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, jplusmedia.com – Polri mengundang Kepolisian Hong Kong (Hong Kong Police Force) sebagai salah satu pembicara dalam Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2025. Polri mencari referensi model penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Tanah Air.
“Kita mengundang pembicara dari Kepolisian Hong Kong, terkait dengan kita ingin mencari model-model untuk penanganan aksi, khususnya terkait dengan kebebasan mengeluarkan pendapat,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mako Pusat Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Senin (24/11/2025).
Jenderal Sigit menyatakan tengah berupaya mengubah pola penanganan aksi massa. Pola baru ini beralih dari mengamankan menjadi melayani. Hal itu bertujuan mewujudkan kebebasan berpendapat di muka publik.
“Juga bagaimana kita membedakan antara upaya kita dan mengubah doktrin kita, dari yang tadinya menjaga menjadi melayani, khusus untuk saudara-saudara kita yang melakukan atau menjalankan haknya yang diatur dalam kebebasan mengeluarkan pendapat,” jelasnya.
Selain itu, Sigit menjelaskan pihaknya memiliki konsep dalam menghadapi rusuh massa. Konsep ini berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal ini juga berfungsi menjaga stabilitas nasional.
“Tentunya apabila ini tidak kita kendalikan, tentunya akan berdampak terhadap stabilitas kamtibmas, berdampak kepada terganggunya fasilitas-fasilitas publik, sektor-sektor ekonomi yang lain, yang tentunya harus kita jaga,” terang Jenderal Sigit.
Eks Kabareskrim Polri itu menyebut penanganan aksi massa menjadi evaluasi yang mereka bahas pada Apel Kasatwil. Isu ini senada dengan upaya transformasi Korps Bhayangkara. Oleh karena itu, Polri harus segera melakukan perbaikan dan perubahan, mengingat adanya KUHP baru dan isu-isu terbaru.
Terkait pelayanan publik, Jenderal Sigit memberikan pengarahan mengenai model pelayanan publik ke depan. Dengan pola baru, dia menjanjikan masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan.
“Intinya kita harapkan dengan Apel Kasatwil ini, tentunya ini menjadi semangat Polri untuk kemudian mengkonsolidasikan ulang dan kemudian mewujudkan institusi Polri yang lebih responsif, adaptif, dan kemudian tentunya betul-betul bisa mewujudkan institusi Polri sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


