Polres Tuban dan Diskopumdag Cek SPBU Respons Keluhan BBM
- account_circle Rahmad
- calendar_month Rab, 29 Okt 2025

Polres Tuban dan Diskopumdag Cek SPBU Respons Keluhan BBM (Foto: ist)
TUBAN, jplusmedia.com — Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim, dipimpin Kanit Tipidter Iptu I Made Riandika Darsana, melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Kabupaten Tuban, Senin (27/10/2015) sore.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang viral di media sosial mengenai dugaan praktik pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Keluhan masyarakat melaporkan sejumlah kendaraan mengalami mogok usai diisi Pertalite.
“Ini kami laksanakan karena ada isu yang berkembang di masyarakat adanya Pertalite yang bermasalah,” ucap Iptu Riandika.
Ia menambahkan bahwa hingga sore itu, baru dua lokasi yang dicek, yakni SPBU Patung di Kelurahan Latsari dan SPBU Dasin di Desa Sugihwaras. Pengecekan ini akan berlanjut ke lokasi lain sesuai petunjuk Kapolres Tuban.
Petugas gabungan dari Polres Tuban bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan pemeriksaan menyeluruh, dimulai dari kondisi tangki penyimpanan, proses distribusi, hingga pengambilan sampel BBM. Sampel ini akan dicek di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).
“Setelah pengambilan sampel, nanti akan kita cek di TBBM. Dari situ akan terlihat benang merahnya, apakah penyimpangan di SPBU atau di jalur pengiriman,” ujar Iptu Riandika.
Berdasarkan hasil pengecekan akurasi dispenser yang dilakukan Iptu Riandika, takaran BBM yang dikeluarkan sudah sesuai standar yang ditetapkan, dan tidak ditemukan indikasi kecurangan pada alat ukur. Ia mengimbau masyarakat agar tidak resah karena pemantauan distribusi BBM terus dilakukan.
Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale mengonfirmasi secara terpisah bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal serta menjaga ketersediaan BBM sesuai ketentuan pemerintah.
“Sementara baru dua SPBU yang kami lakukan pengecekan, nanti mungkin akan berkembang,” pungkas AKBP William.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang

