Polres Probolinggo Petakan Wilayah Rawan Curanmor dan Curwan
- account_circle Rahmad
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- print Cetak

Polres Probolinggo Petakan Wilayah Rawan Curanmor dan Curwan (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO, jplusmedia.com – Polres Probolinggo meningkatkan intensitas patroli di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, petugas memperketat pengamanan pada titik-titik rawan kriminalitas di awal tahun 2026. Langkah ini bertujuan untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian hewan (curwan).
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif telah memetakan sejumlah kecamatan yang masuk kategori rawan. Maka dari itu, wilayah Kraksaan, Paiton, dan Leces menjadi fokus utama pengawasan kasus curanmor. Selain itu, polisi memberikan atensi khusus pada wilayah Lumbang, Tiris, dan Krucil untuk mengantisipasi kasus curwan.
Selanjutnya, AKBP Latif juga memantau potensi pencurian dengan kekerasan (curas) dan pemberatan (curat). Sebagai contoh, wilayah Leces dan Krejengan menjadi sasaran patroli rutin guna mencegah aksi pembegalan. Sebaliknya, wilayah Gending dan Kraksaan membutuhkan kewaspadaan tinggi terhadap aksi pembobolan rumah atau perkantoran.
Meskipun demikian, kepolisian mencatat tren penurunan kasus kriminalitas sepanjang tahun 2025. Sebab, petugas berhasil menyelesaikan 95 kasus dari total 148 laporan curanmor yang masuk. Alhasil, tingkat penyelesaian perkara curanmor meningkat pesat jika membandingkannya dengan tahun-tahun sebelumnya.
Tidak hanya itu, polisi tetap memprioritaskan penanganan kasus pencurian hewan ternak di daerah pedesaan. Sebab, kehilangan ternak sangat merugikan ekonomi para petani dan peternak kecil. Oleh sebab itu, Satreskrim terus mengejar jaringan pelaku curwan demi menjaga ketenangan masyarakat desa.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


