Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- print Cetak

Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PASURUAN, jplusmedia.com – Polres Pasuruan bergerak cepat meredam konflik pasca pembongkaran makam di Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul. Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan langsung mengumpulkan 17 kepala desa se-Kecamatan Pasrepan untuk mencegah meluasnya ketegangan di masyarakat.
Kapolres Pasuruan menekankan pentingnya peran para kepala desa dalam menenangkan situasi.
“Sudah kita tindaklanjuti untuk meredam situasi dengan melibatkan 17 kepala desa se-Kecamatan Pasrepan. Sering kali yang beredar di luar sana justru lebih banyak mudharat daripada fakta sebenarnya,” ujar AKBP Dani.
Ia meminta para kepala desa aktif mencegah penyebaran kabar tidak benar.
Warga setempat membongkar bangunan makam yang dinilai menimbulkan keresahan. Keberadaan bangunan makam tersebut dianggap tidak menghormati makam ulama, menghalangi akses jalan setapak, dan tidak memiliki izin resmi dari pemerintah desa.
Polres Pasuruan terus mendalami motif di balik pembongkaran cungkup makam tersebut.
“Saya bersama jajaran sudah melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan konflik dan mohon dukungan dari rekan-rekan kepala desa agar situasi tidak berkembang kemana-mana,” ungkap AKBP Dani.
Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap kasus ini. Kapolres Pasuruan memastikan penanganan tuntas kasus pembongkaran makam.
“Jangan mudah terprovokasi kabar-kabar di luar. Mari kita jaga Pasuruan tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Masyarakat diminta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang

