Polres Bojonegoro dan Pemkab Sidak Pastikan HET Beras Terkendali
- account_circle Rahmad
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- print Cetak

Polres Bojonegoro dan Pemkab Sidak Pastikan HET Beras Terkendali (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOJONEGORO, jplusmedia.com — Petugas gabungan dari Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di toko tradisional, toko modern, dan produsen beras di wilayah hukum Polres Bojonegoro, Senin (27/10/2025).
Sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan premium tetap stabil di pasaran. Kegiatan ini juga bertujuan mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidsus Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda A. Zaenan Na’im, dan didampingi oleh tim dari Bagian Perekonomian Kabupaten Bojonegoro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog Bojonegoro, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta DPMPTSP.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, khususnya beras. Sidak dilakukan di lokasi strategis seperti Swalayan Samudera, Pasar Tradisional Banjarejo, dan UD Fajar Fortuna Mandiri selaku produsen lokal.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok beras di Bojonegoro berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Di seluruh titik pemantauan, petugas tidak menemukan adanya kelangkaan barang maupun praktik penimbunan oleh pelaku usaha.
Harga beras di pasaran juga terpantau stabil. Beras medium dijual sekitar Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium berkisar Rp14.900 per kilogram. Harga ini sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.
Ipda A. Zaenan Na’im menegaskan bahwa kegiatan sidak akan terus dilakukan secara berkala hingga akhir tahun 2025.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


