Polisi Gelar Razia Pengemudi Pesta Halloween di Surabaya Antisipasi Laka Lantas
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 3 Nov 2025
- print Cetak

Polisi Gelar Razia Pengemudi Pesta Halloween di Surabaya Antisipasi Laka Lantas (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SURABAYA, jplusmedia.com – Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggelar razia di kawasan Jalan Gubernur Suryo pada Sabtu (1/11/2025) dini hari. Operasi ini tidak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan, tetapi juga menyoroti kadar alkohol para pengemudi yang baru pulang dari pesta Halloween.
Satlantas Polrestabes Surabaya fokus menghentikan kendaraan roda empat yang melintas. Sejumlah pengemudi masih mengenakan atribut pesta Halloween lengkap.
Razia berlangsung sejak pukul 00.55 hingga 02.00 WIB dan menghasilkan temuan mengejutkan. Polisi mendapati berbagai jenis minuman keras, mulai dari bir hingga arak, di beberapa kendaraan. Tidak sedikit pula pengemudi yang terindikasi di bawah pengaruh alkohol.
Wakasatlantas Polrestabes Surabaya, Kompol Su’ud, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan lalu lintas.
“Beberapa waktu lalu, ada kecelakaan tunggal yang ternyata pengemudinya dalam pengaruh alkohol. Makanya, malam ini kita gelar razia khusus mobil untuk tes kandungan alkohol,” ujar Kompol Su’ud.
Puluhan pengemudi menjalani pemeriksaan menggunakan alat breathalyzer. Dari sekitar 40 hingga 45 pengemudi yang diperiksa, mayoritas menunjukkan kadar alkohol 0,0.
Namun, sekitar 10 persen pengemudi terdeteksi mengonsumsi alkohol meski dengan kadar rendah. Kepolisian memberikan teguran simpatik kepada mereka. Satu orang dinyatakan positif dengan kadar alkohol 0,08. Polisi menilai kondisi tersebut sangat berbahaya.
“Kita dapati satu pengemudi dengan kandungan alkohol 0,08. Ini sangat membahayakan! Kita langsung tilang dan antar pulang ke rumah baru kita tilang berdasarkan Pasal 283,” ungkap Su’ud.
Kompol Su’ud menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pre-emptive Polrestabes Surabaya untuk memberikan efek jera kepada masyarakat. Ia berpesan, “Boleh pesta, tapi keselamatan harus diperhatikan!”
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


