Polda Metro Jaya Periksa 86 CCTV Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras
- account_circle Rahmad
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya Periksa 86 CCTV Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, jplusmedia.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bekerja ekstra keras dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Penyidik telah menyisir dan memeriksa mendalam 86 rekaman CCTV guna memetakan pergerakan pelaku secara presisi.
Langkah masif ini merupakan bagian dari penerapan Scientific Crime Investigation. Pemeriksaan dilakukan berantai mulai dari titik keberangkatan, lokasi kejadian, hingga jalur pelarian guna memastikan pengungkapan kasus berdasarkan fakta digital yang akuntabel.
Dari puluhan rekaman tersebut, penyidik berhasil menemukan petunjuk krusial. Salah satu kamera menangkap wajah jelas pelaku sesaat sebelum beraksi karena saat itu pelaku belum mengenakan helm.
“Kami menyisir 86 titik CCTV untuk mendapatkan gambaran utuh. Hasilnya, kami berhasil mengidentifikasi kecocokan fisik dan atribut pelaku utama,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).
Data visual tersebut kemudian disinkronisasikan dengan analisis pergerakan serta identitas pakaian. Selain bukti digital, polisi juga diperkuat oleh keterangan 15 saksi dan database Polri untuk mengerucutkan identitas dua terduga pelaku utama.
Meskipun identitas telah teridentifikasi, proses analisa ilmiah tidak berhenti begitu saja. Penelusuran digital melalui puluhan CCTV masih terus dikembangkan guna mendalami kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti profesionalisme Polda Metro Jaya dalam memanfaatkan teknologi kepolisian modern. Langkah transparan ini diharapkan memberikan rasa keadilan bagi korban serta menegaskan bahwa Polri akan menindak tegas kejahatan jalanan.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


