Peternak Suco Olah Limbah Domba Jadi Pupuk Organik
- account_circle Bilqis
- calendar_month Senin, 15 Sep 2025
- print Cetak

Peternak Suco Olah Limbah Domba Jadi Pupuk Organik (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Limbah kotoran domba yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan kini mulai dimanfaatkan menjadi pupuk organik bernilai jual. Inovasi ini dilakukan kelompok ternak Inovatif di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Jember, yang memelihara lebih dari 100 ekor domba dengan produksi limbah mencapai sekitar 50 kilogram setiap hari.
Melalui Program Pengabdian PNBP 2025, para peternak mendapat pendampingan dari tim Politeknik Negeri Jember (Polije) yang digagas oleh tim yang diketuai oleh Ir. Anang Febri Prasetyo, dengan anggota Rosa Tri Hertamawati, Noor Asrianto, Budi Prasetyo, Agus Hadi Prayitno, dan Nisa Budi Arifiani.
Peternak diajarkan membuat probiotik berbahan cairan rumen domba serta mengolah kotoran menjadi pupuk organik siap pakai.
“Kegiatan ini menjadi awal bagi kelompok ternak Inovatif untuk mengolah limbah ternak agar lebih bermanfaat sekaligus bernilai ekonomi,” ujar Ir. Anang Febri Prasetyo, ketua tim pelaksana.
Dalam sesi pelatihan, Nisa Budi Arifiani, salah satu anggota tim, menjelaskan pembuatan probiotik berbahan cairan rumen dengan tambahan bahan lokal seperti terasi, bekatul, tetes tebu, kentang, dan nanas. Menurutnya, probiotik ini bisa dipakai sendiri maupun dijual untuk menambah pendapatan kelompok.
“Harapannya, peternak bisa membuat probiotik mandiri tanpa bergantung pada produk pabrikan, bahkan berpeluang menjualnya sebagai tambahan penghasilan,” jelas Nisa.
Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari peternak setempat. Mereka aktif bertanya tentang cara pembuatan probiotik, manfaat pupuk organik, hingga cara penggunaannya pada lahan pertanian.
“Kami jadi tahu cara memanfaatkan limbah domba dengan benar. Sekarang bisa diolah jadi pupuk organik, tidak terbuang percuma,” ungkap Sanijo, salah satu peternak peserta pelatihan.
Sebagai penutup, tim pengabdian menyerahkan perlengkapan produksi probiotik kepada kelompok ternak Inovatif. Program ini diharapkan mampu mendorong peternak lebih mandiri, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemanfaatan limbah ternak domba.
- Penulis: Bilqis
- Editor: Bambang


