Mentan Amran Apresiasi Kapolri dan Titiek Soeharto atas Capaian Swasembada Pangan
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026
- print Cetak

Mentan Amran Apresiasi Kapolri dan Titiek Soeharto atas Capaian Swasembada Pangan (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI, jplusmedia.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi atas percepatan swasembada pangan nasional yang melampaui target awal. Keberhasilan besar ini ia sampaikan dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bekasi pada Kamis (08/01/2026). Amran menyebut Presiden Prabowo Subianto secara khusus menghargai peran Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.
Dukungan penuh dari Titiek Soeharto menjadi faktor kunci yang mempercepat pencapaian target kedaulatan pangan. Sinergi tersebut membuat Indonesia sukses meraih swasembada hanya dalam waktu satu tahun, dari rencana awal empat tahun. Mentan menilai kolaborasi legislatif ini sangat krusial dalam mendukung seluruh program kerja Kementerian Pertanian di lapangan.
“Beliau men-support penuh sehingga swasembada kita tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Amran saat memuji peran Ketua Komisi IV DPR RI.
Amran juga berterima kasih kepada Kapolri atas kontribusi besar jajaran kepolisian dalam mengawal sektor pertanian secara nasional. Langkah nyata Polri melalui pendampingan petani terbukti efektif meningkatkan produktivitas jagung secara signifikan. Oleh karena itu, kerja keras institusi Polri mendapat apresiasi langsung dari pemerintah dan jutaan petani di seluruh tanah air.
“Ini adalah kerja keras yang luar biasa dan Bapak Presiden mengapresiasi langsung kepada Ibu Ketua Komisi IV dan Bapak Kapolri,” tambahnya.
Peningkatan produksi pangan ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab, kesejahteraan petani yang meningkat secara otomatis akan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di desa. Dampaknya, potensi tindak kejahatan dapat ditekan melalui stabilitas ekonomi yang lebih kuat di tingkat akar rumput.
“Ini langkah paling baik untuk preventif kejahatan karena meningkatnya produksi meningkatkan pendapatan petani dan menurunkan kemiskinan,” jelas Amran.
Pada akhirnya, sinergi lintas lembaga ini diharapkan terus berlanjut demi menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. Kemandirian ekonomi petani menjadi pondasi utama dalam menciptakan situasi sosial yang aman dan kondusif bagi bangsa. Pemerintah berkomitmen untuk terus memprioritaskan sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan negara di masa depan.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


