Materi Siaga Bencana Masuk Kurikulum Sekolah Guna Wujudkan SPaB
- account_circle Masitha
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- print Cetak

Materi Siaga Bencana Masuk Kurikulum Sekolah Guna Wujudkan SPaB (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Budaya siaga bencana kini menjadi bagian inti pembelajaran kelas pada sejumlah sekolah di Kabupaten Jember, seperti SMPN 1 Gumukmas dan SDN 01 Kepanjen. Langkah ini bertujuan mendorong terciptanya Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPaB) melalui integrasi materi kebencanaan ke dalam mata pelajaran.
Program School Climate Resilience (SCR) ini merupakan hasil kolaborasi antara Japanese Red Cross Society (JRCS) dan PMI Kabupaten Jember. Selain kedua sekolah tersebut, beberapa sekolah di wilayah Puger juga menerapkan kebijakan serupa guna membangun ketangguhan siswa sejak dini.
“Kami ingin siaga bencana menjadi budaya. Siswa belajar secara konsisten tanpa merasa terbebani materi tambahan karena masuk ke dalam mata pelajaran,” ungkap Kepala Sekolah SDN 01 Kepanjen, Irwan Aditya.
Sementara itu, pihak sekolah memastikan materi ini masuk ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru. Oleh karena itu, edukasi kebencanaan akan terus berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun ajaran baru.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

