Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Pangan
- account_circle Rahmad
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026
- print Cetak

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Pangan (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI, jplusmedia.com – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi kontribusi besar Polri dalam mempercepat swasembada jagung nasional. Langkah nyata tersebut ia sampaikan saat menghadiri panen raya di Cikarang Pusat, Bekasi, pada Kamis (08/01/2026). Ia menyebut peran kepolisian sangat signifikan dalam menjaga stabilitas produksi pangan sepanjang tahun 2025.
Polri sukses menyumbang sekitar 3,5 juta ton jagung atau setara 20 persen dari total produksi nasional yang mencapai 16,11 juta ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras jajaran kepolisian dalam mendampingi kelompok tani di berbagai daerah. Titiek menilai sinergi ini membantu Indonesia mencapai kedaulatan pangan jauh lebih cepat dari target pemerintah.
“Terima kasih, Pak Kapolri, yang sudah membantu mempercepat swasembada ini,” ujar Titiek Soeharto kepada awak media di lokasi panen.
Indonesia kini mencatatkan surplus jagung hampir satu juta ton karena angka konsumsi nasional hanya sebesar 15,60 juta ton. Kondisi surplus tersebut secara resmi menetapkan status Indonesia telah berswasembada pada komoditas jagung. Keberhasilan ini membuktikan bahwa koordinasi lintas instansi berjalan sangat efektif dalam mengamankan stok pangan dalam negeri.
Pemerintah juga mendapat pujian karena mampu merealisasikan target Presiden Prabowo Subianto hanya dalam waktu satu tahun. Padahal, rencana awal swasembada ini ditargetkan tuntas dalam durasi empat tahun masa pemerintahan. Efisiensi waktu ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam memprioritaskan kesejahteraan petani dan ketahanan negara.
Pada akhirnya, Titiek berharap kolaborasi antara DPR, Polri, dan Kementerian Pertanian terus berlanjut secara konsisten. Dengan begitu, stabilitas pasokan pangan nasional akan tetap terjaga dan memberikan dampak ekonomi positif bagi rakyat. Swasembada jagung ini diharapkan menjadi pondasi untuk kemandirian pada komoditas strategis lainnya di masa depan.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


