Keluarga Letkol Moh Sroedji Jember Masih Tunggu Pengesahan Pahlawan Nasional
- account_circle Masitha
- calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
- print Cetak

Keluarga Letkol Moh Sroedji Jember Masih Tunggu Pengesahan Pahlawan Nasional (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Tidak banyak yang tahu bahwa Kabupaten Jember memiliki sosok pejuang kemerdekaan yang berperan besar dalam perjuangan melawan penjajah sejak tahun 1943. Ia adalah Letkol Moh. Sroedji, tokoh asal Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Jember, yang hingga kini namanya diabadikan menjadi nama jalan, patung monumental di jantung Kota Jember, hingga nama Universitas Moch. Sroedji Jember.
Letkol Moh. Sroedji dikenal sebagai pemimpin pasukan yang gagah berani. Ia memimpin ribuan prajurit dalam pertempuran melawan penjajah di berbagai daerah, mulai dari Blitar, Situbondo, Bondowoso, hingga Jember. Bahkan, dalam masa perang, ia sempat memerintahkan pasukannya untuk meninggalkan wilayah Jawa Timur dan Madura menuju Jawa Tengah guna melanjutkan perjuangan.
Namun, atas perintah langsung dari Panglima Besar Jenderal Soedirman, Moh. Sroedji tetap melanjutkan perjuangannya di wilayah Mataraman hingga Tapal Kuda.
Dalam pertempuran sengit di Jember, Letkol Moh. Sroedji gugur dengan gagah berani. Tragisnya, jasadnya diseret oleh tentara NICA dari Kecamatan Mumbulsari hingga ke Alun-Alun Jember dalam kondisi mengenaskan.
Cucu beliau, Irma Sroedji, membenarkan bahwa sang kakek merupakan pejuang kemerdekaan yang turut berperang di berbagai medan pertempuran, termasuk dalam pertempuran 10 November bersama arek-arek Suroboyo di wilayah Sidoarjo.
“Tahun 2016 sebenarnya sudah pernah diajukan ke tim pusat untuk disahkan sebagai pahlawan nasional, namun hingga kini belum juga disahkan,” ungkap Irma Sroedji.
Sementara itu, Ratna Endang Widuatie, dosen Prodi Ilmu Sejarah dan Ketua Laboratorium Pendokumentasian Sejarah dan Budaya Universitas Jember, menyebut bahwa Jember memiliki banyak pejuang yang gugur membela tanah air, termasuk Letkol Moh. Sroedji dan dr. Soebandi yang sama sama berjuang melawan penjajah.
“Ke depan, kita berharap selain sepuluh pahlawan nasional yang telah disahkan Presiden Prabowo, akan ada lagi pejuang daerah yang perjuangannya juga menasional untuk dipilih sebagai pahlawan nasional,” ujar Ratna Endang.
Nama besar Letkol Moh. Sroedji hingga kini terus dikenang sebagai simbol keberanian dan semangat juang masyarakat Jember. Harapannya, pengakuan resmi sebagai Pahlawan Nasional dapat segera diberikan, agar jasa dan pengorbanannya mendapat tempat yang layak dalam sejarah bangsa.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


