Kapolda Jatim Tegaskan Pendidikan Santri Al-Khoziny Harus Berlanjut
- account_circle Rahmad
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- print Cetak

Kapolda Jatim Tegaskan Pendidikan Santri Al-Khoziny Harus Berlanjut (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDOARJO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus robohnya Pondok Pesantren Al-Khoziny. Usai melakukan asesmen menyeluruh, kepolisian menetapkan status quo pada bangunan yang terdampak sembari menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dan rekomendasi teknis dari pihak berwenang.
Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan progres pemeriksaan yang masih berlangsung.
“Ini masih pemeriksaan awal. Ada beberapa saksi yang sedang kita panggil, sehingga nanti setelah itu baru mungkin akan memberikan laporan progresnya ke saya dari para penyidik. Jadi, nunggu nanti kami akan update mengenai kelanjutannya,” ujar Kapolda Jatim pada Rabu (15/10/2025).
Kapolda Jatim menjelaskan kondisi bangunan yang dinilai membahayakan.
“Kita melihat bahwa gedung-gedung itu juga sementara ini membahayakan kalau dipakai. Kami tidak ingin terjadi ada korban-korban berikutnya,” ungkap Irjen Nanang.
Berdasarkan asesmen pasca pembongkaran reruntuhan, beberapa bangunan di kompleks pesantren dinilai tidak layak digunakan.
Meski demikian, Kapolda Jatim menegaskan komitmennya terhadap kelanjutan pendidikan.
“Bagaimanapun juga dengan kejadian ini jangan sampai aktivitas terhenti, harus tetap dilanjutkan. Karena ini kan ada progres dari perencanaan dan kurikulum pesantren tersebut. Dan ini juga akan difasilitasi oleh pemda,” pungkas Irjen Nanang.
Polda Jatim berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengalokasikan lokasi alternatif proses belajar mengajar para santri.
- Penulis: Rahmad
- Editor: Bambang


