Inovasi Insinerator Mahasiswa UNEJ: Ubah Limbah Jadi Listrik dan Borong Enam Gelar
- account_circle Masitha
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Aditya Bintang Imani dan Muhammad Reihan Rafsanzani, mahasiswa Ilmu Keperawatan FKep UNEJ (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Mahasiswa Universitas Jember menciptakan inovasi insinerator pengolah limbah menjadi energi listrik. Karya ini menjadi solusi alternatif untuk mengurangi sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.
Aditya Bintang dan Muhammad Reihan dari Fakultas Keperawatan merancang sistem pembakaran terkendali tersebut. Inovasi mereka mengolah limbah rumah tangga dengan emisi rendah. Selain mengelola sampah, sistem ini menghasilkan daya listrik bermanfaat.
“Kami menggabungkan dua solusi yaitu mengolah limbah menjadi energi listrik secara efisien,” ungkap Reihan, Jumat (10/4/2026).
Selanjutnya, Reihan mengembangkan perangkat deteksi Kejadian Luar Biasa berbasis kecerdasan buatan. Teknologi tersebut menganalisis data cuaca untuk memprediksi penyakit di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, inovasi ini membantu pemerintah menentukan intervensi kesehatan tepat.
Ketajaman gagasan mahasiswa UNEJ terbukti melalui rentetan prestasi luar biasa pada awal tahun 2026. Mereka sukses menyabet enam gelar juara tingkat nasional hingga internasional. Prestasi tersebut mencakup Juara 1 Social Project hingga juara esai internasional.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

