Inovasi Bioteknologi UNEJ Jawab Tantangan Infeksi Resisten Antibiotik
- account_circle Masitha
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- print Cetak

Inovasi Bioteknologi UNEJ Jawab Tantangan Infeksi Resisten Antibiotik (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Krisis multidrug resistant membuat antibiotik semakin tidak efektif. Riset ini menawarkan agen terapeutik yang lebih presisi dan aman,” jelasnya.
Riset Riska telah menembus jurnal internasional bereputasi Scopus Q1. Ia juga mempresentasikan temuannya dalam forum ilmiah bergengsi di Jepang. Capaian ini membuktikan kualitas ilmuwan muda Indonesia di kancah biosains internasional.
Keberhasilan Riska tidak terlepas dari ketekunan tinggi selama bekerja di laboratorium. Ia mengaku banyak menghabiskan waktu untuk menganalisis sampel pada level molekuler. Dukungan penuh keluarga juga menjadi kekuatan utama bagi Riska dalam menyelesaikan studi doktoralnya.
Kelulusan ini mempertegas posisi UNEJ sebagai kampus riset yang berdampak luas. UNEJ terus berkomitmen melahirkan ilmuwan unggul untuk menyelesaikan persoalan kesehatan global melalui inovasi.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


