HUT PMI ke-80, Mobil Unit Donor Darah PMI Jember Sehari Himpun 102 Kantong
- account_circle Masitha
- calendar_month Kam, 18 Sep 2025

HUT PMI ke-80, Mobil Unit Donor Darah PMI Jember Sehari Himpun 102 Kantong (Foto: Ist)
JEMBER, jplusmedia.com – Memperingati Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80, PMI Kabupaten Jember menggelar aksi sosial donor darah di empat titik berbeda pada Rabu pagi (17/9/2025). Dalam kegiatan tersebut, mobil unit donor darah berhasil menghimpun total 102 kantong darah dari para pendonor.
Aksi donor darah ini berlangsung di empat lokasi, yaitu PT Sumber Alfaria Trijaya yang menyumbangkan 23 kantong, SMAN 1 Jember 35 kantong, Dinas Perhubungan (Dishub) Jember 20 kantong, dan ITS Mandala 24 kantong. Empat titik tersebut dipilih karena memiliki potensi pendonor aktif dari kalangan karyawan, pelajar, hingga mahasiswa.
Di lingkungan kampus ITS Mandala, kegiatan donor darah mendapatkan sambutan antusias. Arini Rizki Amalia, Pengurus Bidang Infokom KSR PMI Unit ITS Mandala, menyebutkan bahwa antusiasme mahasiswa cukup tinggi meski tidak semua lolos persyaratan donor.
“Total pendonor yang mendaftar sebanyak 40 orang, namun yang berhasil lolos donor sebanyak 24 orang, sementara 15 lainnya tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Antusiasme itu diperkuat oleh pernyataan Alfina Damayanti, Ketua Umum KSR PMI Unit ITS Mandala. Ia menegaskan bahwa donor darah bukan hanya sebagai bentuk perayaan HUT PMI, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial.
“Melalui aksi sederhana ini, kami ingin menebarkan manfaat yang lebih luas, membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian di lingkungan kampus,” ungkapnya.
PMI Kabupaten Jember menilai kegiatan donor darah ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Jember. Selain itu, kegiatan semacam ini memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.
Ke depan, PMI Jember berharap kegiatan donor darah rutin bisa terus digelar di berbagai institusi, baik sekolah, kampus, maupun instansi pemerintah. Dengan begitu, kebutuhan darah di rumah sakit tetap terpenuhi dan budaya peduli sesama semakin mengakar di tengah masyarakat.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

