Guru Besar UNEJ Kembangkan Pelestarian Genetik Tanaman
- account_circle Masitha
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- print Cetak

Guru Besar UNEJ Kembangkan Pelestarian Genetik Tanaman (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember kembali memperkuat jajaran profesornya dengan pengukuhan Prof. Ir. Kacung Hariyono, M.S., Ph.D. sebagai guru besar bidang pelestarian genetik tanaman, yang berkomitmen mengembangkan strategi konservasi sumber daya genetik tanaman lokal Indonesia yang belum termanfaatkan secara optimal.
Dalam wawancara eksklusif di kampus UNEJ, Kamis (23/10/2025), Prof. Kacung mengungkapkan filosofi penelitiannya.
“Banyak jenis tanaman endemik milik kita yang belum disentuh untuk dimanfaatkan maupun pelestariannya, padahal memiliki potensi nutrisi tinggi sebagai pengganti nutrisi dari tanaman budidaya yang sudah umum,” papar Prof. Kacung.
Inspirasi penelitiannya berawal dari pengalaman studi S3 di Curtin University of Technology, Perth, Australia, dimana ia melihat langsung komitmen pemerintah Australia dalam melindungi tanaman endemik yang hanya tumbuh dalam radius 25 km dan tidak ditemukan di belahan dunia mana pun. Kesadaran inilah yang mendorongnya untuk mengembangkan konsep serupa di Indonesia.
“Plasma nutfah tanaman ini perlu dilestarikan, bahkan ada yang statusnya langka dan terancam punah, yang mungkin di masa mendatang kita butuhkan untuk perbaikan varietas baru dengan keunggulan yang dibutuhkan generasi penerus,” tegasnya.
Melalui berbagai penelitiannya, Prof. Kacung telah berhasil memetakan keragaman genetik beberapa tanaman endemik Indonesia dan mengembangkan strategi konservasi yang disesuaikan dengan kondisi ekologis dan budaya masyarakat setempat. Pendekatan ini memungkinkan pelestarian tidak hanya dari aspek biologis tetapi juga memperhatikan kearifan lokal.
“Keragaman genetik tanaman pada beberapa tanaman endemik di Indonesia itu sangat tinggi dan pengaruh lokasi tumbuh juga mempengaruhinya. Keragaman ini adalah kekayaan kita yang perlu dilestarikan dengan strategi yang disesuaikan dengan tujuan ilmiah dan budaya masyarakat,” pungkas Prof. Kacung.
Pengukuhan guru besar ini memperkuat peran UNEJ dalam konservasi biodiversitas Indonesia dan mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan yang memanfaatkan potensi genetik tanaman lokal untuk ketahanan pangan nasional.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang


